Kecelakaan Helikopter di Seruyan, Dua Orang Meninggal Dunia
Rabu, 04 Nov 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Kuala Pembuang - Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan dua orang dipastikan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan Helikopter MI-17V5 saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin bersama Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran berangkat ke Seruyan meninjau lokasi kejadian kecelakaan helikopter sekaligus menemui korban selamat di RSUD Kuala Pembuang.
"Kru nya ada delapan orang, lima orang sudah dirawat di sini, dua orang bisa dipastikan meninggal dunia dan satu masih tahap pencarian," ungkap Pangdam di Kuala Pembuang, Rabu malam.
"Ya ini ada insiden pesawat MI-17 kebetulan dia bertugas untuk water bombing di sekitar daerah Taman Nasional Tanjung Puting," katanya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turut menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut. Ia berharap satu kru yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dalam kondisi selamat serta para korban yang menjalani perawatan segera pulih.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami turut berduka yang mendalam," ucap Gubernur Agustiar.
Dia mengharapkan bagi keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran dan bagi yang selamat maupun sedang dalam perawatan semoga cepat pulih.
Adapun dalam perjalanannya dari Palangka Raya menuju Seruyan, Gubernur bersama Pangdam dan Kapolda langsung menuju ke lokasi heli yang jatuh serta mengecek langsung dari udara, sebelum akhirnya kemudian berlanjut lagi ke rumah sakit Kuala Pembuang untuk menemui langsung korban.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan yang juga turut membersamai dalam kegiatan tersebut menyampaikan, pihaknya akan membantu evakuasi maupun hal-hal yang diperlukan di lapangan.
"Pada intinya saat ini saya akan membantu di dalam upaya evakuasi maupun pertolongan, karena kita selama ini menangani karhutla ini juga bersama-sama," jelas Kapolda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!