Wakapolda Sulut Beri Peringatan kepada Pelajar, Jangan Terjebak Perilaku yang Hancurkan Masa Depan!

Selasa, 03 Nov 2026, 04:28 WIB

MANADO - Wakil Kepala Polda Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Susetio Cahyadi mengajak pelajar menjauhi narkoba, tawuran, perundungan, kekerasan, serta praktik judi daring karena hanya akan merusak masa depan generasi muda.

"Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus mempersiapkan diri dengan pendidikan, keterampilan, kedisiplinan, dan karakter yang baik," kata dia saat menjadi Pembina Upacara di SMK Negeri 3 Manado di Manado, Senin.

Ket. Foto: Wakapolda Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Susetio Cahyadi menyalami pelajar SMK 3 Manado usai memimpin upacara di Manado, Senin (2/11). — Sumber: Antara foto/HO-Polda Sulut

Kegiatan seperti ini, kata dia, bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan sekaligus implementasi Program Quick Wins 1 Kapolri dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman, khususnya di lingkungan pendidikan.

Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh pergaulan negatif, terutama penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, mengganggu pendidikan, bahkan berujung pada persoalan hukum, menghindari tawuran, perundungan, dan segala bentuk kekerasan.

Dia menilai tidak ada kebanggaan dalam tawuran dan tidak ada keberanian dalam menyakiti orang lain.

"Setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik," kata dia.

Pelajar juga diingatkan menjauhi konten pornografi, penghinaan, serta penyebaran konten kekerasan, serta tidak merekam perkelahian hanya untuk dijadikan tontonan atau konten viral karena setiap aktivitas di ruang digital meninggalkan jejak.

Dalam hal keselamatan berlalu lintas, ia mengingatkan siswa mematuhi aturan dan tidak mengendarai sepeda motor apabila belum memenuhi persyaratan, termasuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Ia juga mengajak para pelajar berani melapor apabila mengalami atau mengetahui adanya ancaman, kekerasan, maupun tindak pidana, baik kepada guru, orang tua, maupun kepolisian terdekat dan layanan Call Center Polri 110.

"Pentingnya menjaga persaudaraan dan menghormati sesama dengan menjunjung tinggi kearifan lokal Sulawesi Utara, yakni Torang Samua Basudara," kata Wakapolda Susetio Cahyadi.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo mengatakan program Polisi Peduli Pendidikan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus langkah pencegahan dini terhadap berbagai potensi kenakalan remaja.

Melalui program tersebut, Polda Sulut ingin membangun kedekatan dengan para pelajar sekaligus memberikan edukasi agar mereka mampu menjaga diri, bijak menggunakan teknologi, serta menjauhi narkoba, tawuran, perundungan, dan judi daring.

"Kami berharap sekolah menjadi lingkungan yang aman dan nyaman untuk belajar, sehingga dapat melahirkan generasi muda yang terampil, berkarakter, dan berintegritas,” kata dia.

  • Peringatan
  • Hancurkan
  • Ancam Masa Depan
  • Futsal Pelajar

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.