Naomi Osaka Merasa Dekat dengan Performa Terbaik Usai Sempat Berpikir Pensiun
Selasa, 27 Okt 2026, 00:07 WIBTOKYO â Mantan petenis nomor satu dunia Naomi Osaka mengaku semakin dekat untuk kembali menemukan performa terbaik yang pernah membawanya meraih empat gelar Grand Slam. Namun, petenis Jepang itu juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat memikirkan pensiun dan kerap bertanya-tanya sampai kapan akan melanjutkan karier profesionalnya.
Petenis berusia 29 tahun tersebut dijadwalkan kembali tampil di Pan Pacific Open di Tokyo pekan ini dengan status unggulan ketujuh. Turnamen ini menjadi kesempatan bagi Osaka untuk melanjutkan tren positif setelah menunjukkan sejumlah perkembangan sepanjang musim ini.
Osaka sempat meninggalkan dunia tenis selama 15 bulan setelah melahirkan putrinya, sebelum kembali berkompetisi pada 2024. Sejak saat itu, ia berusaha membangun kembali performanya sekaligus menyesuaikan kehidupan sebagai atlet profesional dan seorang ibu.
âIni tidak mudah. Terkadang, saya melihat masa depan dan bertanya-tanya berapa lama lagi saya akan bermain,â ujar Osaka, Senin (26/10).
âJika putri saya mengatakan bahwa dia tidak ingin saya terlalu sering bepergian, saya bukan tipe orang yang akan mengabaikan keinginannya.â
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa keputusan Osaka untuk melanjutkan karier tidak hanya berkaitan dengan ambisi meraih gelar, tetapi juga pertimbangan mengenai kehidupan keluarganya.
Saat ini menempati peringkat ke-19 dunia, Osaka mulai memperlihatkan tanda-tanda kebangkitan. Salah satu pencapaian terbaiknya musim ini adalah menembus perempat final Wimbledon setelah mengalahkan unggulan teratas Aryna Sabalenka.
Ia juga mencapai babak 16 besar French Open dan US Open, serta melangkah ke semifinal di Washington dan perempat final di Toronto.
Rangkaian hasil tersebut memberikan alasan bagi Osaka untuk optimistis bahwa dirinya masih mampu bersaing dengan para pemain terbaik dunia.
âSaya sungguh merasa tidak terlalu jauh lagi dari performa terbaik saya,â ujarnya ketika ditanya mengenai peluang kembali bersaing memperebutkan gelar.
âSaya rasa sudah membangun fondasi yang cukup kuat. Saya bersemangat untuk melihat apakah saya bisa terus belajar dan melangkah lebih jauh di berbagai turnamen.â
Bagi Osaka, proses kembali ke level tertinggi membutuhkan konsistensi dan kesempatan untuk terus berkembang. Meski belum kembali mendominasi seperti ketika meraih empat gelar Grand Slam, hasil-hasil musim ini menunjukkan kemajuan yang menjanjikan.
Osaka akan mengawali kiprahnya di Pan Pacific Open dengan menghadapi petenis Italia Jasmine Paolini. Turnamen di ibu kota Jepang itu juga menghadirkan sejumlah pemain unggulan, termasuk petenis nomor satu dunia Elena Rybakina dan Alexandra Eala dari Filipina.
Bermain di hadapan publik sendiri menjadi kesempatan bagi Osaka untuk menguji perkembangan permainannya sekaligus melanjutkan upaya kembali ke jajaran elite tenis putri.
Namun, di balik ambisinya untuk kembali meraih gelar, Osaka kini memiliki pertimbangan yang berbeda dibandingkan awal kariernya. Kehadiran sang putri membuatnya harus memikirkan keseimbangan antara tuntutan kompetisi internasional dan kehidupan keluarga.
Untuk saat ini, Osaka masih bertekad melanjutkan perjalanan di lapangan. Dengan fondasi permainan yang menurutnya semakin kuat, ia berharap dapat terus berkembang dan kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar-gelar besar.
- Naomi Osaka
- WTA
- Jepang
- gelar wta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tak Mau Antrean BBM Bermasalah, Satgas Gorontalo Perketat Pengawasan SPBU
-
Geger OTT KPK di BNPB! 14 Orang Ditangkap, Termasuk Sestama Rustian
-
Arsenal Yakin Mampu Gulung Lille
-
Kuota BBM NTT Bakal Dievaluasi, Ini Permintaan Gubernur kepada Pertamina untuk Cegah Antrean di SPBU
-
Tiga Orang Tewas Terinjak-injak dalam Festival Tradisional Jepang, Kereta Hias Seberat 4 Ton Picu Kekhawatiran Keselamatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.