Tim Khusus Diterjunkan untuk Mengawasi BBM Bersubsidi di Sumenep

Selasa, 03 Nov 2026, 23:17 WIB

Sumenep - Polres Kota (Polresta) Sumenep, Jawa Timur menerjunkan tim khusus untuk melakukan pengawasan ke semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah itu guna mencegah terjadinya penyimpangan.

Kasat Reskrim Polresta Sumenep Kompol Bambang Tri Sutrisno di Sumenep, Selasa mengatakan, pengawasan oleh tim khusus itu dilakukan menyusul adanya temuan praktik pembelian BBM bersubsidi sebanyak 70 liter menggunakan jeriken.

Ket. Foto: Petugas berpakaian preman dari Satuan Reskrim dan Intelkam Polres Sumenep meninjau situasi keamanan di salah satu SPBU di Kabupaten Sumenep. — Sumber: Antara

"Selain temuan itu, yang juga menjadi pertimbangan kami melakukan pengawasan khusus, terkait laporan kelangkaan BBM jenis solar dan terjadinya antrean di hampir semua SPBU yang ada di Sumenep ini," katanya.

Bambang menjelaskan, pengawasan dilakukan dengan dua pola, yakni pola pengawasan terbuka dan pola pengawasan tertutup.

Pengawasan terbuka dilakukan oleh personel polisi berseragam dinas, sedangkan pola pengawasan tertutup oleh petugas berpakaian preman.

"Untuk pola pengawasan terbuka ini, kami melibatkan peran aktif polsek jajaran yang ada di Kabupaten Sumenep dengan melakukan patroli rutin ke SPBU terdekat dan melaporkan secara langsung hasil pemantauan di lapangan," katanya.

Sedangkan, sambung dia, untuk pengawasan tertutup melibatkan tim dari Satuan Reskrim dan Intelkam Polresta Sumenep.

Selain itu, polisi dari jajaran Polresta Sumenep juga gencar melakukan patroli langsung ke lapangan, memantau situasi dan kinerja petugas yang telah ditunjuk melakukan pengawasan.

Seperti yang digelar, Selasa (3/11) oleh Polresta Sumenep bersama tim dari Pemkab Sumenep.

Tim gabungan ini meninjau dua SPBU, yakni SPBU Ganding di Jalan Raya Ganding, Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, dan SPBU Gedungan di Jalan Raya Trunojoyo, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan.

Di lokasi, petugas melakukan observasi aktivitas pengisian BBM, wawancara langsung dengan pengawas SPBU, serta pemeriksaan kelengkapan administrasi berupa surat rekomendasi pembelian BBM dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumenep.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Sumenep Kompol Bambang Tri Sutrisno, pengecekan di SPBU Ganding menunjukkan stok Bio Solar sedang kosong dan menunggu pengiriman, sementara Pertalite masih tersedia melayani masyarakat.

"Dari hasil pengecekan di dua lokasi, tidak ditemukan antrean panjang maupun praktik pengisian jeriken tanpa dokumen. Belum ditemukan indikasi tindak pidana penyalahgunaan distribusi BBM subsidi, dan kami berharap, kondisi seperti ini akan terus berlangsung," kata Kompol Bambang.

Selain pengawasan, petugas juga memberikan imbauan kepada pihak SPBU agar memprioritaskan pelayanan kepada pengguna kendaraan umum, memastikan setiap transaksi BBM subsidi sesuai prosedur, dan mengingatkan larangan penggunaan telepon seluler saat pengisian BBM untuk menghindari risiko kebakaran.

Polresta Sumenep menegaskan akan terus melakukan pengawasan komprehensif di seluruh SPBU di Kabupaten Sumenep untuk menjamin ketersediaan dan mencegah terjadinya praktik pembelian yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.