Telkom Akuisisi Digiserve, Perkuat Bisnis Solusi ICT untuk Pasar Enterprise
Selasa, 03 Nov 2026, 16:55 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Telkom
JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengambil alih saham PT Digital Aplikasi Solusi (Digiserve) sebagai bagian dari upaya memperkuat bisnis solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk pasar korporasi atau enterprise. Aksi korporasi yang berlaku efektif secara hukum pada 1 November 2026 tersebut menjadikan Digiserve sebagai anak perusahaan langsung Telkom dengan nama badan hukum PT Telkom Solusi Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi bisnis Telkom dalam mengoptimalkan portofolio Business-to-Business (B2B) ICT Solution. Melalui entitas baru tersebut, Telkom ingin memperkuat fokus pelayanan terhadap kebutuhan solusi teknologi pelanggan korporasi di berbagai sektor industri.
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, pengambilalihan saham Digiserve menjadi bagian dari implementasi strategi transformasi TLKM 30. Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat kapabilitas dan daya saing bisnis enterprise perusahaan di tengah perkembangan teknologi serta kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks.
“Transformasi ini menjadi bagian dari upaya Telkom untuk memperkuat fondasi bisnis enterprise sekaligus membuka lebih banyak peluang inovasi dan kolaborasi strategis yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi perusahaan, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Nanang.
Menurut Nanang, penguatan bisnis enterprise diperlukan agar Telkom dapat merespons perkembangan kebutuhan pelanggan korporasi. Dengan adanya entitas yang secara khusus berfokus pada layanan ICT bagi perusahaan, Telkom berharap peluang pengembangan bisnis dan kolaborasi strategis dapat semakin terbuka.
Dari sisi pengelolaan portofolio, pengambilalihan saham Digiserve juga menjadi momentum untuk menyelaraskan strategi dan tata kelola perusahaan. Struktur baru tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan sinergi bisnis dalam ekosistem TelkomGroup serta mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih terarah.
Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji menjelaskan, aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari penataan portofolio perusahaan. Penataan dilakukan agar pengembangan bisnis dan pengelolaan aset perusahaan sejalan dengan arah transformasi Telkom.
“Pengambilalihan saham Digiserve merupakan bagian dari upaya penataan dan penguatan portofolio perusahaan agar selaras dengan arah transformasi Telkom dan optimalisasi sinergi bisnis,” jelas Seno.
Sementara itu, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine menyebut integrasi kapabilitas B2B ICT dalam TelkomGroup akan memperkuat kemampuan perusahaan menghadirkan solusi sesuai kebutuhan pelanggan. Inisiatif tersebut juga diharapkan membuka peluang pengembangan bisnis melalui layanan ICT yang lebih terintegrasi.
“Inisiatif ini akan memperkuat kemampuan Telkom dalam menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis melalui integrasi kapabilitas B2B ICT terintegrasi yang dimiliki oleh TelkomGroup,” ujar Veranita.
Telkom memastikan perubahan kepemilikan dan nama badan hukum tersebut tidak mengganggu layanan yang selama ini diterima pelanggan. Seluruh layanan, kontrak, serta perjanjian yang telah terjalin dengan pelanggan, mitra, dan vendor dipastikan tetap berjalan normal.
Perusahaan juga menyatakan proses transformasi akan dilaksanakan dengan memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Kesinambungan operasional tetap menjadi perhatian agar perubahan struktur bisnis tidak menghambat pelayanan kepada pelanggan.
Melalui penguatan entitas tersebut, Telkom berharap bisnis enterprise memiliki fondasi yang semakin kuat untuk menghadapi perkembangan industri ICT. Optimalisasi sinergi dan integrasi kapabilitas dalam TelkomGroup juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!