Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

Selasa, 03 Nov 2026, 08:45 WIB

JAKARTA – Rupiah diperkirakan masih rentan melemah meski Indonesia kembali mencatat surplus neraca perda gangan.

Tekanan terhadap rupiah lebih banyak ditentukan oleh sentimen eksternal, seperti ketidakpastian politik dan ekonomi Amerika Serikat (AS) serta eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Analis mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi melihat pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh hasil pemilihan paruh waktu pekan ini di AS, serta perkembangan tentang konflik di Timur Tengah.

Selain itu, pasar juga akan mencermati data PMI Manufak tur dan Jasa ISM untuk bulan Oktober, serta serangkaian data ketenagakerjaan di AS.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terha dap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (3/11), bergerak fluktuatif di kisaran 18.150 - 18.200 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Senin (2/11), bergerak melemah 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp18.156 per dollar AS di bandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.147 per dollar AS.

“Pergerakan kurs rupiah dipengaruhi potensi adanya diplomasi antara Iran dengan AS,” ungkap Ibrahim.

Dia menambahkan Presiden AS Donald Trump me nyampaikan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Ne tanyahu melalui sambungan telepon, Sabtu (31/10) bahwa dia lebih memilih untuk memberikan lebih banyak waktu bagi diplomasi sebelum memutuskan apakah akan melan jutkan tindakan militer.

Pendekatan ini, menurut laporan Axios, membuat Ne tanyahu khawatir; sehingga dia mendesak agar serangan AS dimulai kembali segera setelah pemilihan paruh waktu (midterm elections).

Prospek diadakannya pembicaraan lebih lanjut memberikan sedikit kelegaan, lanjut Ibrahim, namun pemilihan umum tersebut tetap menjadi risiko pe ristiwa (event risk) yang krusial karena Trump sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa tindakan militer dapat diambil jika negosiasi gagal.

  • kurs rupiah

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.