Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar karena Situasi Timur Tengah

Senin, 02 Nov 2026, 00:02 WIB

SEPANG – Yamaha dipastikan tidak akan ambil bagian dalam seri MotoGP Qatar akhir pekan ini. Tim pabrikan asal Jepang tersebut memutuskan menarik diri dengan alasan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang dinilai belum memungkinkan untuk mengubah kebijakan pembatasan perjalanan perusahaan.

Dalam pernyataan resminya, Minggu (1/11), Yamaha menegaskan belum menemukan alasan yang cukup kuat untuk melonggarkan kebijakan pembatasan perjalanan yang berlaku di lingkungan perusahaan.

Ket. Foto: Pembalap Yamaha Fabio Quartararo. — Sumber: MotoGP

“Yamaha belum menemukan dasar yang memadai untuk mengubah pembatasan perjalanan perusahaan yang saat ini berlaku,” demikian pernyataan pabrikan asal Jepang tersebut.

Keputusan ini berdampak langsung terhadap sejumlah pembalap yang menggunakan motor Yamaha di kelas utama MotoGP. Salah satunya adalah Fabio Quartararo, juara dunia 2021 asal Prancis.

MotoGP Group menyatakan kekecewaannya atas keputusan Yamaha. Mereka menilai ketidakhadiran pabrikan tersebut tidak hanya berdampak terhadap penyelenggaraan, tetapi juga membawa konsekuensi dari sisi persaingan olahraga.

“Kami memahami bahwa tim terikat kebijakan perusahaan yang lebih luas terkait pembatasan perjalanan ke Timur Tengah. Namun, kami tidak menilai keputusan ini mencerminkan berbagai jaminan keamanan yang telah disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kejuaraan,” demikian pernyataan MotoGP Group.

Pihak MotoGP juga menegaskan bahwa komunikasi dengan penyelenggara di Qatar dan para penasihat keselamatan tidak menemukan alasan yang mengharuskan perubahan rencana penyelenggaraan balapan.

Informasi tersebut, termasuk perkembangan terbaru mengenai situasi keamanan, telah disampaikan kepada seluruh pabrikan dan tim. MotoGP pun menyambut konfirmasi dari tim-tim lain yang tetap berkomitmen mengikuti balapan di Qatar.

Keputusan Yamaha diumumkan tidak lama setelah MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang berakhir. Dengan hanya tiga seri tersisa musim ini, Qatar menjadi putaran berikutnya dalam kalender kejuaraan dunia.

Balapan di Doha juga berpotensi menjadi panggung penentuan gelar juara dunia. Marc Marquez, juara bertahan tujuh kali dari Ducati, baru saja memenangi balapan di Sepang dan berpeluang mengunci gelar musim ini di Qatar.

Menariknya, sejumlah pembalap memilih tidak memberikan komentar mengenai balapan Qatar seusai seri Malaysia. Laporan yang beredar menyebutkan sempat terjadi perdebatan di balik layar di Sepang mengenai keputusan tim-tim untuk tetap berangkat ke Qatar.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan keamanan di Timur Tengah masih menjadi pertimbangan serius bagi sejumlah pihak menjelang salah satu seri penting dalam kalender MotoGP.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.