Sebuah Boat Terbakar di Nusa Penida, Empat WNA Berhasil Selamat
Jumat, 30 Okt 2026, 20:40 WIBDENPASAR â Kepolisian Daerah Bali memastikan empat wisatawan warga negara asing (WNA) selamat dalam peristiwa kebakaran kapal untuk selam permukaan (boat snorkeling) di Perairan Gamat Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidhumas Polda Bali AKBP Rina Isriana Dewi di Denpasar, Jumat (30/10), menyatakan seluruh wisatawan dan kru kapal berhasil menyelamatkan diri setelah terjadi ledakan yang memicu kebakaran pada kapal tersebut.
"Seluruh wisatawan asing dan kru berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat," katanya tentang peristiwa yang terjadi pada Kamis (29/10) itu.
Rina menjelaskan peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.40 WITA ketika kapal hendak meninggalkan kawasan Gamat Bay setelah membawa empat wisatawan asing untuk mengikuti aktivitas snorkeling privat.
Berdasarkan keterangan pemandu wisata, sebelum keberangkatan seluruh aspek keselamatan dan kondisi teknis kapal telah diperiksa dan dinyatakan dalam keadaan aman.
Kapal tersebut bertolak dari kantor atau tempat operasional sekira pukul 12.30 WITA dengan tujuan Manta Bay, Crystal Bay, dan Gamat Bay.
Namun saat hendak meninggalkan perairan Gamat Bay, tiba-tiba terdengar ledakan keras dari bagian ujung kapalyang diduga bersumber dari komponen aki yang terpasang di area tersebut.
Ledakan tersebut kemudian memicu kobaran api yang dengan cepat membakar kapal.
"Melihat kejadian itu, pemandu wisata bersama empat wisatawan yang berada di atas kapal langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri," kata Rina.
Sekitar pukul 14.50 WITA, kapal lain yang melintas di sekitar lokasi memberikan pertolongan dan mengevakuasi seluruh penumpang serta kru kapal.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.Namun, kapten kapal bernama I Kadek Dwiyana, 31 tahun, asal Nusa Penida, mengalami luka bakar pada bagian kaki.
Korban mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (UGD) RSUD Gema Santhi, Nusa Penida.
AKBP Rina menjelaskan, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti ledakan dan kebakaran tersebut.
Unit Resintel Polsek Nusa Penida telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendalaman di lokasi kejadian.
Polisi juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan guna mengungkap penyebab kebakaran.
Dari informasi awal, kapal tersebut diketahui sebelumnya telah menjalani perawatan dan perbaikan rutin.
Sementara, pihak pemilik kapal berencana mendatangi Mapolsek Nusa Penida untuk membuat laporan resmi setelah proses pendampingan terhadap korban di rumah sakit selesai.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Juara Baru Panaskan Persaingan Level Atas Tenis Dunia
-
Swiss Menggila! Makedonia Utara Jadi Korban, Slovenia Bikin Skotlandia Tak Berkutik
-
Diduga Korsleting, KMP Bontang Express II Terbakar di Dermaga Ketapang Banyuwangi
-
Kapal Feri Terbakar di Lepas Pantai Filipina, 5 Orang tewas, 87 Hilang
-
Pemprov Kaltim Dorong Gekrafs Pertajam Pengembangan 21 Subsektor Ekonomi Kreatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.