Paragon Kahf Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya

Senin, 02 Nov 2026, 18:10 WIB

JAKARTA - Paragon Kahf menyalurkan bantuan kesehatan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Bantuan tersebut terdiri dari 50 tabung oksigen beserta perlengkapannya, 1.200 selang dan nebulizer, serta 11.000 masker N95 untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Paragon Kahf terhadap warga yang menghadapi dampak karhutla, termasuk masyarakat dan relawan yang beraktivitas di sekitar lokasi kebakaran. Melalui kolaborasi dengan Kemenkes RI, perusahaan berharap perlengkapan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan sekaligus meringankan beban masyarakat.

Ket. Foto: Paragon Kahf menyalurkan bantuan kesehatan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Bantuan tersebut terdiri dari 50 tabung oksigen beserta perlengkapannya, 1.200 selang dan nebulizer, serta 11.000 masker N95 untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. — Sumber: Paragon

Dukungan terbaru ini menjadi bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan Paragon Kahf di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang telah berlangsung sejak Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, Paragon Kahf menggandeng sejumlah mitra, antara lain Rumah Zakat, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI), dan Kalaweit Foundation.

Bentuk bantuan yang disalurkan mencakup perlengkapan pemadaman kebakaran, kebutuhan dasar masyarakat, layanan kesehatan, hingga sarana pemantauan hutan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk merespons kebutuhan masyarakat dan petugas yang terlibat dalam penanganan karhutla di sejumlah wilayah.

Pada 26 Agustus 2026, Paragon Kahf bersama Rumah Zakat menyerahkan alat pelindung diri (APD) dan 100 gulung selang pemadam kebakaran kepada Asosiasi Damkar Kalimantan Barat di Kubu Raya. Perlengkapan tersebut ditujukan untuk mendukung keselamatan serta kebutuhan operasional petugas pemadam kebakaran saat menjalankan tugas.

Dukungan berikutnya diberikan pada 2 September 2026 melalui penyaluran air bersih, masker, dan vitamin kepada masyarakat di Kubu Raya, Kalimantan Barat. Sehari berselang, bantuan berupa air minum dan layanan kesehatan juga disalurkan kepada warga di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Selanjutnya, pada 18 September 2026, Paragon Kahf berkolaborasi dengan Kalaweit Foundation memberikan armada patroli pemadam dan sarana transportasi untuk mendukung pemantauan hutan di Barito Utara, Kalimantan Tengah. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas tim saat melakukan patroli sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.

Keterlibatan dalam penanganan karhutla juga datang dari karyawan ParagonCorp melalui inisiatif Paragonian Bergerak. Pada 9 Oktober 2026, sebanyak 12.500 masker KN95 dibagikan kepada masyarakat dan pelajar di Palangka Raya sebagai perlindungan tambahan dari paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Selain bantuan untuk masyarakat, Kahf turut membagikan produk body wash kepada para relawan yang bertugas di lokasi karhutla. Pemberian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap para relawan yang telah bekerja membantu penanganan kebakaran dan melayani masyarakat terdampak.

Paragon Kahf bersama para mitra juga terus memantau perkembangan situasi serta mengidentifikasi kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memahami kondisi masyarakat dan lingkungan terdampak, sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan dukungan lanjutan.

Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, mengatakan kontribusi perusahaan perlu berjalan beriringan dengan langkah pemerintah dan kerja para mitra di lapangan. Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi berkelanjutan karena kebutuhan masyarakat dan petugas tidak selalu berakhir ketika situasi darurat mulai mereda.

"Kami bersyukur dapat mengambil bagian dalam mendukung upaya pemerintah menangani dampak karhutla. Kami berharap bantuan yang diserahkan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hari ini dapat menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Bersama para mitra, kami juga terus mempelajari kebutuhan di lapangan sebagai dasar untuk menyiapkan bantuan berikutnya, termasuk pada masa pemulihan. Semoga masyarakat terdampak dan para relawan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan, serta upaya penanganan karhutla dapat berjalan dengan lancar sehingga kondisi berangsur pulih," ujar Astri.

Ia menambahkan, pemantauan kebutuhan di lapangan menjadi bagian penting dalam menyiapkan dukungan berikutnya, terutama untuk membantu masyarakat selama proses pemulihan. Dengan demikian, bantuan yang diberikan diharapkan dapat menyesuaikan kondisi serta kebutuhan warga dan petugas di wilayah terdampak.

Melalui berbagai program tersebut, Paragon Kahf berupaya mendukung pemerintah dalam menangani dampak karhutla melalui bantuan langsung dan kolaborasi lintas sektor. Perusahaan juga menekankan pentingnya kerja sama dengan para mitra agar kontribusi yang diberikan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya perlindungan lingkungan di wilayah terdampak.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.