Marquez Tak Terbendung Menuju Gelar Juara Dunia Kedelapan

Senin, 02 Nov 2026, 06:33 WIB

SEPANG – Pembalap Spanyol Marc Marquez semakin dekat dengan gelar juara dunia kedelapan MotoGP setelah menang Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11). Kemenangan pertamanya di Malaysia sejak 2018 itu sekaligus memperlebar keunggulannya menjadi 44 poin atas pesaing terdekat, Jorge Martin, yang absen akibat cedera.

Marquez mengawali balapan dengan sempurna. Start dari barisan depan, pembalap Ducati itu langsung menyalip sang adik, Alex Marquez, yang merebut pole position, ketika memasuki tikungan pertama. Alex sempat merebut kembali posisi terdepan, tetapi melebar pada tikungan berikutnya sehingga Marquez kembali mengambil alih pimpinan balapan.

Ket. Foto: Pemenang balapan, pembalap asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, memegang bendera Spanyol usai gelaran MotoGP Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Sepang, pada 1 November 2026. — Sumber: MOHD RASFAN / AFP

Setelah itu, Marquez tampil tanpa cela. Dia menjaga keunggulan hingga garis finis. Dia mengakhiri balapan dengan selisih lebih dari empat detik dari Pedro Acosta (KTM) yang finis di posisi kedua. Alex Marquez (Gresini) melengkapi podium di urutan ketiga.

Kemenangan tersebut menambah koleksi poin Marquez menjadi 399. Dia kini unggul 44 poin atas Martin yang mengoleksi 355 poin. Martin tidak dapat tampil di Sepang karena mengalami patah tulang pergelangan tangan akibat kecelakaan pada GP Australia di Phillip Island pekan lalu.

Jika mampu memperlebar keunggulan menjadi 74 poin di GP Qatar pekan depan, Marquez berpeluang memastikan gelar juara dunia kedelapan meski ada dua seri tersisa musim ini. “Saya menjalani balapan yang sempurna. Saya sangat, sangat bahagia,” ujar Marquez. Namun, pembalap Spanyol itu menegaskan belum ingin kehilangan konsentrasi meski posisinya semakin menguntungkan.

“Persiapan mental tidak boleh berubah. Saya harus tetap fokus dan terus menekan. Memang tidak banyak balapan tersisa, tetapi masih banyak momen yang harus dilewati. Karena itu, saya harus tetap percaya diri,” katanya.

Acosta, yang sehari sebelumnya menang sprint race, tampil kompetitif dan memberikan tekanan kepada Alex dalam perebutan posisi kedua. Keduanya terlibat duel selama beberapa putaran sebelum Acosta melakukan manuver menyalip pada pertengahan lomba.

Namun, jarak dengan Marquez sudah terlalu jauh untuk dikejar. Sang pemimpin balapan pun melenggang menuju kemenangan tanpa mendapat ancaman berarti. Sementara itu, Marco Bezzecchi (Aprilia), yang masih memiliki peluang matematis dalam persaingan gelar, harus puas finis keenam.

Dia kehilangan posisi setelah disalip Ai Ogura (Trackhouse) dan Enea Bastianini (Tech3) pada putaran-putaran akhir. Martin sebenarnya sempat berusaha kembali ke lintasan di Malaysia. Juara dunia 2024 itu bahkan mengikuti latihan Sabtu pagi.

Namun, kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk melanjutkan akhir pekan balapan. Setelah kesulitan mengendarai motornya, Martin memutuskan mundur dan melanjutkan pemulihan cedera.
Dia pun mengakui peluang mempertahankan persaingan menuju gelar juara dunia praktis telah berakhir.

Persaingan MotoGP selanjutnya berlanjut ke Sirkuit Internasional Lusail untuk GP Qatar akhir pekan ini. Balapan tersebut tetap dijadwalkan berlangsung meski sejumlah pembalap menyuarakan kekhawatiran terkait situasi perang melawan Iran. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.