- Home
-
- Megapolitan
-
- Udara Jakarta Masuk Katego...
Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat, Kelompok Sensitif Diminta Berhati-hati
Minggu, 01 Nov 2026, 06:41 WIBJAKARTA - Kualitas udara Kota Jakarta tercatat tidak sehat pada Minggu pagi ini bagi kelompok sensitif, sehingga mereka disarankan mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, demikian menurut laman IQAir, dengan pembaruan pada pukul 05.00 WIB.
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 140 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 51,5 mikrogram per meter kubik atau 10,3 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga.
Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.
Rekomendasi kesehatan terkait kualitas udara saat ini bagi kelompok sensitif selain mengenakan masker, juga menghindari beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara.
Adapun kualitas udara Jakarta hari tercatat berada pada urutan keempat terburuk se-Indonesia setelah Palembang (175), Tangerang (163), dan Tangerang Selatan (152).
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan berbagai upaya untuk mengurangi pencemaran udara, salah satunya mengajak warga Jakarta mengambil peran nyata menjaga kualitas udara melalui gerakan kolaboratif #SatuLangkahDulu.
Gerakan ini mendorong seluruh elemen masyarakat untuk memulai langkah sederhana dari lingkungan masing-masing demi mewujudkan udara Jakarta yang lebih bersih dan sehat.
Upaya lainnya yakni mendorong pengurangan penggunaan kendaraan pribadi melalui berbagai kebijakan, termasuk melalui pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan H.R Rasuna Said dan kawasan Sudirman-Thamrin.
Langkah tersebut terbukti membantu mengurangi emisi kendaraan bermotor sekaligus menurunkan polusi udara di Jakarta.
- Kualitas Udara
- Kualitas Udara Jakarta
- Tidak Sehat
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Sangat Menggembirakan, Kini Pelajar Telah Mampu Ciptakan Kerajinan dari Sampah
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-4 di Indonesia, Paling Parah Palembang di Posisi Pertama!
-
Bangkit dari Peringkat 160 Dunia, Zheng Qinwen Mengamuk dan Guncang China Open
-
Barca Sangat Siap Sambut Liga Champions
-
Sekjen PBB Puji Proyek Energi Surya 100 Gigawatt dan Percepatan Transisi Hijau di Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.