Italia Jamin Makanan Beku Aman dari Aksi Peretasan Kulkas Eropa
Rabu, 04 Nov 2026, 16:21 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Maude BRULARD
ROMA - Pemerintah Italia menyatakan serangan siber pada Senin (2/11) yang menargetkan sistem pendingin makanan di sejumlah supermarket di Italia dan negara lain di Eropa tidak perlu dikhawatirkan.
Dalam pernyataannya, Kantor Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni pada Selasa (3/11) menjelaskan serangan tersebut berdampak "terbatas" dan tidak ditemukan risiko terhadap kesehatan masyarakat akibat mencairnya makanan beku.
Italia mengumumkan hal itu usai melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi yang membahas situasi tersebut.
Meloni melakukan pertemuan dengan Sekretaris Kabinet Alfredo Mantovano, Menteri Pertanian Francesco Lollobrigida, serta pimpinan badan intelijen dan badan keamanan siber Italia.
"Oleh karena itu, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, meskipun sejumlah lembaga terkait tetap berada dalam status siaga tinggi," jelas pernyataan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kantor Perdana Menteri Italia menyatakan temuan awal menunjukkan dampak serangan di Italia sangat terbatas, hanya memengaruhi beberapa gerai ritel dari ribuan lokasi yang tersebar di seluruh negara itu.
"Sejumlah lokasi itu sebagian besar masih menggunakan sistem keamanan usang dengan antarmuka yang terhubung langsung ke internet dan memiliki kekurangan di mekanisme autentikasi," jelas pernyataan Kantor Perdana Menteri Italia.
Pemerintah Italia mengungkap sebagian besar jaringan distribusi telah dibekali dengan system keamanan terbaru yang dapat menangkal penyusup berbahaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Serangan siber kepada pendingin dilaporkan menyasar beberapa supermarket di Sisilia Italia pada Senin (2/11). Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!