Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

OIKN Temukan Banyak Bibit Sawit Baru Ditanam di Lahan Bekas Kebakaran Hutan di IKN

1 Minggu, 01 Nov 2026, 08:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
OIKN Temukan Banyak Bibit Sawit Baru Ditanam di Lahan Bekas Kebakaran Hutan di IKN OIKN Temukan Banyak Bibit Sawit Baru Ditanam di Lahan Bekas Kebakaran Hutan di IKN Doc: ANTARA
Ket. Deputi Bidang LH dan SDA Otorita IKN Myrna A Safitri.

BALIKPAPAN - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 1.600 hektare di wilayah IKN sepanjang Juli-Oktober 2026 diduga kuat sengaja dibakar untuk pembukaan lahan, di mana satu perusahaan kelapa sawit telah dijatuhi sanksi administratif.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Asnawati Safitri mengatakan dugaan tersebut diperkuat oleh pola sebaran api hasil pemetaan lapangan yang tidak acak, melainkan berbentuk kotak atau memanjang.

"Bahkan di beberapa titik lokasi pascakebakaran, ditemukan bibit-bibit tanaman baru seperti sawit dan pisang. Pola menebang vegetasi lalu membakarnya menjadi modus umum yang berulang," kata Myrna di Balikpapan, Sabtu (31/10).

Dari total 1.600 hektare area deliniasi IKN yang terbakar, sekitar 900 hingga 1.000 hektare berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto.

Sementara itu, sekitar 500 hektare berada di area konsesi perusahaan, dan sisanya menyebar di lahan milik masyarakat.

Untuk pelaku yang berhasil teridentifikasi di lapangan, OIKN telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan saat ini proses penyelidikannya sedang ditangani oleh kepolisian.

Terkait keterlibatan sektor swasta, OIKN menjatuhkan sanksi administratif tahap awal berupa paksaan pemerintah kepada PT AJP, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang seluruh wilayah operasionalnya berada di dalam kawasan IKN.

Sanksi tersebut dijatuhkan setelah tim OIKN memantau titik panas melalui citra satelit sejak awal Agustus dan melakukan verifikasi langsung ke lapangan untuk memastikan titik kebakaran di dalam konsesi perusahaan tersebut.

Sementara untuk belasan korporasi lain yang area konsesinya melintasi batas administratif IKN dan Kabupaten Kutai Kartanegara, OIKN telah menyerahkan laporannya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk penindakan bersama.

"Sanksi administratif kita jalankan secara berjenjang, mulai dari teguran tertulis hingga paksaan pemerintah untuk memulihkan lahan. Jika kewajiban itu tidak dilaksanakan, akan dieskalasi ke pembekuan hingga pencabutan izin usaha," tegas Myrna.

Sebagai langkah penanganan jangka panjang, OIKN memperketat pengawasan lapangan dan mewajibkan seluruh pemegang izin konsesi meningkatkan sistem kesiapsiagaan kebakaran di wilayah masing-masing.

OIKN juga melakukan pemulihan kawasan bekas terbakar melalui reboisasi masif dengan pohon endemik guna merestorasi fungsi hidrologi serta menjaga keanekaragaman hayati di kawasan Nusantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.