Pemkot Padang Pulangkan Keluarga asal Padang yang Telantar di Bogor
Sabtu, 31 Okt 2026, 17:57 WIBPADANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat melalui Dinas Sosial (Dinsos) memulangkan dan menyatukan kembali keluarga telantar asal daerah itu yang sebelumnya tinggal di kawasan kolong flyover Simpang Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat selama delapan tahun.
âWarga tersebut telah difasilitasi untuk kembali ke Padang melalui koordinasi lintas pihak agar dapat berkumpul kembali dengan keluarga dan melanjutkan kehidupan di kampung halaman,â kata Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya di Padang, Sabtu.
Pemulangan atau reunifikasi (penyatuan kembali) keluarga tersebut dilakukan terhadap Budi (35), Nopi (27) serta tujuh orang anaknya.
Ia menyatakan pemulangan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Padang melalui Program Unggulan (Progul) Padang Melayani dalam membantu masyarakat yang mengalami permasalahan sosial termasuk warga Padang yang berada di luar daerah.
Ia mengatakan Pemkot Padang tetap memberikan perhatian terhadap warga asal Padang yang mengalami permasalahan sosial meskipun berada di luar wilayah administrasi kota tersebut.
âMeskipun keluarga ini berada di luar daerah, kami tetap berupaya hadir dan memastikan mereka bisa kembali ke Padang serta mendapatkan penanganan yang dibutuhkan,â ujarnya.
Ia mengungkapkan berdasarkan hasil assesmen, keluarga tersebut sebelumnya berpindah-pindah tempat tinggal di wilayah Cileungsi, Cibinong, dan Bekasi.
Selama berada di kawasan tersebut, mereka tinggal di jalanan dan mengemis di sekitar kolong flyover Simpang Cileungsi.
Selain belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK), keluarga tersebut juga belum menerima bantuan sosial.
Selain itu, anak-anak keluarga itu tidak bersekolah dan mengalami kekurangan gizi.
Ia menjelaskan sebelum dipulangkan, keluarga tersebut telah mendapatkan pendampingan di Cileungsi berupa edukasi pengasuhan anak, pemahaman mengenai larangan eksploitasi anak di jalanan serta pemeriksaan biometrik kependudukan.
Ia mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti pemulangan tersebut dengan memfasilitasi pengurusan dokumen kependudukan, mengusulkan anak-anak keluarga itu mengikuti program Sekolah Rakyat serta mengupayakan akses bantuan sosial.
Selain itu, pendampingan pengasuhan, perlindungan anak, dan rehabilitasi sosial juga akan dilakukan guna membantu keluarga tersebut membangun kehidupan yang lebih layak.
âSetelah keluarga ini kembali, tentu masih ada beberapa hal yang perlu kita tindak lanjuti. Kami akan membantu pengurusan administrasi kependudukan, mengupayakan agar anak-anak bisa kembali bersekolah, serta memastikan keluarga ini mendapatkan pendampingan dan bantuan sesuai kebutuhannya," kata dia.
Pada kesempatan itu, Dinsos Kota Padang juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga setelah kembali ke daerah asal.
Sementara anggota keluarga penerima bantuan Wendri Donal menyampaikan rasa syukur atas kepulangan keluarga tersebut sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Kota Padang.
âKami bersyukur Budi, Nopi, dan anak-anak akhirnya bisa kembali ke Padang. Terima kasih kepada Pemkot Padang, khususnya Dinas Sosial atas bantuan pemulangan ini. Semoga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik,â ujarnya.
Proses pemulangan dan reunifikasi dilaksanakan melalui koordinasi Dinas Sosial Kota Padang bersama Sentra Galih Pakuan Bogor, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional I Sumatera serta unsur pemerintah dan masyarakat setempat.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.