Pemerintah Kabupaten Berau Dongkrak Kunjungan Wisata lewat Perluasan Pamsimas
Sabtu, 31 Okt 2026, 21:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, berupaya mendongkrak kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata lewat perluasan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
"Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting, tidak hanya bagi masyarakat setempat, tetapi juga untuk menunjang aktivitas pariwisata yang terus berkembang pada sejumlah DTW di Berau," ujar Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Tanjung Redeb, Sabtu(31/10).
Pertumbuhan penduduk dan peningkatan kunjungan wisatawan, menurutnya, perlu diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur dasar yang memadai. Salah satunya akses air minum untuk memenuhi kebutuhan warga, pelaku usaha pariwisata, serta wisatawan.
Berau mencatat 782.266 kunjungan wisatawan sepanjang 2025, meningkat sekitar 40 persen dibandingkan 557.214 kunjungan pada 2024. Dari jumlah tersebut, sebanyak 776.920 merupakan wisatawan nusantara dan 5.346 wisatawan mancanegara.
"Kami berharap dukungan peningkatan layanan air minum, baik melalui revitalisasi sistem pengelolaan air minum maupun perluasan jaringan perpipaan, karena fasilitas itu selain menjadi kebutuhan warga juga bisa membuat nyaman wisatawan," ujarnya.
Dia menyebut bahwa permintaan dukungan itu pun telah disampaikan ke Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Sugeng Paryanto di Jakarta, Jumat (30/10/2026), didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Berau Fendra Firnawan.
Dalam kesempatan itu, Sri Juniarsih memaparkan kebutuhan perluasan layanan air minum di sejumlah kampung yang sekaligus menjadi kawasan tujuan wisata, seperti Pulau Derawan, Maratua, hingga kawasan pesisir di Kecamatan Biduk-Biduk.
Selain kawasan pesisir dan kepulauan, dia juga mengusulkan keberlanjutan program Pamsimas untuk kampung-kampung di wilayah pedalaman yang masih membutuhkan peningkatan akses air minum.
Pemkab Berau, katanya, telah merealisasikan pembangunan sarana air minum di sejumlah kampung melalui APBD setempat. Namun, keterbatasan kemampuan anggaran daerah membuat dukungan pemerintah pusat diperlukan untuk memperluas cakupan pelayanan.
"Kami berharap pemenuhan jaringan air minum dapat dilakukan secara bertahap sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat di seluruh kampung, sekaligus memperkuat fasilitas pendukung pariwisata Berau," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!