Bertemu Lavrov, Menlu Jepang Desak Russia Bebaskan Jurnalis yang Ditahan atas Tuduhan Spionase

Sabtu, 31 Okt 2026, 14:45 WIB

TOKYO - Menteri Luar Negeri Jepang mendesak Moskow untuk membebaskan seorang jurnalis yang ditahan dalam pertemuan tatap muka formal pertamanya dengan Menteri Luar Negeri Russia dalam lima tahun terakhir, kata Tokyo pada hari Sabtu (31/10).

Ket. Foto: Foto yang disediakan menunjukkan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi (depan, kiri) dan Menteri Luar Negeri Russia Sergey Lavrov (kedua dari kanan) mengadakan pembicaraan di Atlanta pada 30 Oktober 2026. — Sumber: Kyodo/Kemlu Russia

Pihak berwenang Russia mengatakan bahwa jurnalis Jepang Yuki Imai telah ditangkap di Sakhalin, sebuah pulau di Timur Jauh Russia, atas tuduhan spionase.

Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan Toshimitsu Motegi "dengan tegas menuntut pembebasan segera" wartawan tersebut, yang saat ini ditahan di Moskow, dalam pertemuan dengan Menlu Russia Sergey Lavrov di KTT G20 di Amerika Serikat.

Para diplomat "akan tetap menjaga komunikasi, bahkan di tengah situasi yang genting dalam hubungan Jepang-Russia," kata kementerian tersebut.

Kedua negara berselisih selama beberapa dekade terkait status serangkaian pulau di Samudra Pasifik, hubungan mereka semakin memburuk sejak Tokyo bergabung dalam pemberian sanksi terhadap Moskow terkait perang Ukraina.

Menurut Kementerian Luar Negeri Jepang, terakhir kali menteri luar negeri secara resmi mengadakan pembicaraan adalah pada bulan September 2021 di New York.

Tokyo mengatakan, para pejabat telah bertemu Yuki Imai untuk pertama kalinya sejak penangkapannya.

Pada bulan Agustus, Jepang memprotes kunjungan Presiden Russia Vladimir Putin ke Kepulauan Kuril di ujung timur -- wilayah sengketa yang dikenal di Jepang sebagai Wilayah Utara dan direbut oleh Uni Soviet pada tahun 1945.

Kunjungan presiden Russia ke kepulauan tersebut merupakan yang pertama sejak Dmitry Medvedev pada tahun 2010.

Pada bulan Agustus, Tokyo juga memprotes pengumuman Russia bahwa Moskow akan melakukan uji coba rudal di lepas salah satu pulau sengketa yang dikunjungi Putin.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.