- Home
-
- Luar Negeri
-
- Filipina Desak Pelaksanaan...
Filipina Desak Pelaksanaan Konsensus Lima Poin untuk Tangani Krisis di Myanmar
Jumat, 30 Okt 2026, 17:50 WIBNAYPYIDAWÂ â Menteri Luar Negeri Filipina, Theresa Lazaro, telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Myanmar, U Tin Maung Swe. Pertemuan tersebut digelar pada Kamis (29/10) untuk membahas situasi kemanusiaan di Myanmar, dilansir dari kantor berita Anadolu.
Pertemuan tersebut juga membahas upaya penanganan krisis yang masih berlangsung di negara Asia tenggara tersebut. Pembicaraan kedua pejabat mencakup upaya memperluas penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak dan komunitas yang sulit dijangkau.
âSelain itu, keduanya membahas pelaksanaan Konsensus Lima Poin atau Five-Point Consensus (5PC) serta kerja sama bilateral antara Filipina dan Myanmar. Kementerian Luar Negeri Filipina menyampaikan bahwa pembahasan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat penanganan persoalan kemanusiaan di Myanmar,â lapor Anadolu.
Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) menyatakan Konsensus Lima Poin tetap menjadi kerangka utama organisasi tersebut dalam menangani krisis Myanmar. Kesepakatan itu menyerukan penghentian segera kekerasan dan dialog di antara pihak-pihak yang bertikai.
Kunjungan Menlu Lazaro ke Myanmar berlangsung selama dua hari dan berfokus pada persoalan kemanusiaan. Ia mengakhiri kunjungan dua harinya ke Myanmar pada Kamis.
Dalam kunjungan tersebut, Lazaro menghadiri sejumlah agenda, termasuk serah terima secara simbolis sebuah biara yang telah direkonstruksi di Kotapraja Pyinmana. Kunjungan tersebut berlangsung ketika Filipina memegang keketuaan Asean.
Sebagai ketua Asean, Filipina turut membahas upaya penanganan krisis di Myanmar. Upaya tersebut dilakukan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan dan pelaksanaan Konsensus Lima Poin. ils/I-1
- Krisis Myanmar
- Menlu filipina
- konsensus lima poin
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.