Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Kirim Pesawat Militer ke Timur Tengah, Siapkan Potensi Serang Iran

30 Jumat, 30 Okt 2026, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Kirim Pesawat Militer ke Timur Tengah, Siapkan Potensi Serang Iran AS Kirim Pesawat Militer ke Timur Tengah, Siapkan Potensi Serang Iran Doc: Wikimedia Commons/US Air Force
Ket. Arsip foto - Pesawat angkut C-17 Globemaster III.

YERUSALEM/ISTANBUL - Amerika Serikat mengirim 10 pesawat angkut militer ke pangkalan udara di wilayah Negev selatan, yang dijajah Israel, di tengah persiapan kemungkinan serangan ke Iran.

Sejumlah pesawat itu mendarat di Pangkalan Udara Ovda dan Nevatim. Sejumlah pesawat militer AS lainnya juga dilaporkan dikirim ke pangkalan di Yordania, Arab Saudi, dan Qatar, demikian laporan media dikutip Anadolu pada Kamis (29/10).

Pesawat-pesawat itu diberangkatkan dari Fort Bliss di Texas, yang menjadi salah satu pusat pertahanan udara terbesar militer AS, termasuk fasilitas yang berkaitan dengan rudal pencegat dan sistem pertahanan udara.

Hingga berita disiarkan, belum terdapat konfirmasi langsung dari pemerintah AS terkait pengerahan tersebut. Laporan juga tidak menyebut muatan pesawat maupun keputusan Washington apakah akan melancarkan serangan terhadap Iran.

Seorang pejabat Israel mengklaim bahwa negaranya dan AS berkoordinasi erat dalam persiapan militer tersebut.

"Israel dan Amerika Serikat berkoordinasi erat, dan meskipun belum ada keputusan mengenai hal tersebut, Amerika dan Israel bersiap menghadapi keputusan apa pun yang dibuat Presiden Donald Trump," kata pejabat itu.

Laporan tidak menjelaskan bentuk maupun waktu keputusan yang mungkin diambil.

Pada awal pekan ini, Washington telah memperingatkan sejumlah negara Teluk mengenai kemungkinan operasi militer singkat dan terbatas terhadap Iran.

Menurut laporan itu, militer AS juga memindahkan satu sistem pertahanan rudal Patriot dari Texas untuk memperkuat pertahanan udara di kawasan Teluk.

Laporan menyebut pasukan AS yang ditempatkan di sejumlah pangkalan di kawasan telah diperintahkan untuk meninggalkan pangkalan sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan eskalasi militer.

Pasukan AS juga dikabarkan tengah mengisi kembali persediaan senjata. Satu kapal induk tambahan dan satu unit Korps Marinir diperkirakan tiba di kawasan tersebut pada November 2026.

Bantuan tambahan itu direncanakan bergabung dengan sekitar 20 kapal perang AS yang telah beroperasi di Timur Tengah.

Pengerahan militer terbaru itu berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai kemungkinan eskalasi baru antara AS dan Iran.

Secara terpisah, Wall Street Journal melaporkan pada Kamis (29/10) bahwa Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Brad Cooper telah memberikan pengarahan kepada Trump mengenai sejumlah opsi serangan terhadap Iran.

Laporan menyebut pengarahan tersebut menjadi indikasi bahwa Washington semakin dekat dengan peluncuran operasi militer besar terhadap Iran. Namun, belum terdapat informasi apakah Trump telah mengambil keputusan untuk memulai perang kembali.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap Israel dan sejumlah target AS di kawasan sebelum kesepakatan gencatan senjata tercapai pada April.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Perayaan Hari Pangan Sedunia 2026 di Solo

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Perayaan Hari Pangan Seduni...
Daerah
Panen! Ikan Layur Jadi Anda...
Nasional
Ujian pendidikan kesetaraan...
Nasional
Rakornas penanganan karhutl...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.