Balai Karantina Lampung Dorong UMKM Kopi Olahan Bisa Tembus Pasar Ekspor
Kamis, 29 Okt 2026, 13:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BANDARLAMPUNG – Balai Karantina Lampung mendorong pelaku usaha dan UMKM di daerah untuk memperkuat koordinasi sejak tahap perencanaan guna memastikan produk kopi olahan asal Lampung memenuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari negara tujuan ekspor.
Kepala Balai Karantina Lampung, Donni M. Saragih, di Bandarlampung, Kamis (29/10), mengatakan koordinasi sejak tahap awal dapat membantu pelaku usaha menyiapkan proses ekspor secara lebih matang.
“Kami berkomitmen memberikan pendampingan teknis kepada pelaku usaha, memastikan pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari, serta memfasilitasi layanan dan dokumen karantina sesuai ketentuan,” kata dia.
Ia menjelaskan, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan persyaratan perkarantinaan sesuai dengan bentuk produk dan negara tujuan, termasuk kebutuhan pemeriksaan maupun sertifikasi apabila diwajibkan.
"Pelaku usaha juga diimbau memanfaatkan Klinik Ekspor Barantin untuk memperoleh informasi awal mengenai regulasi ekspor," katanya.
Menurutnya dengan persiapan matang, pemahaman pasar yang baik, ketertelusuran produk, dan kepatuhan terhadap standar negara tujuan, kopi sangrai Lampung siap menembus dan bersaing di pasar internasional.
"Yang terpenting yakni koordinasi, sehingga pelaku usaha ini tau apa saja yang dibutuhkan agar produk mereka dapat menembus pasar global," kata dia.
Pemilik CV Mr. Zian Coffee Wahyu Anggono menilai, pengembangan produk olahan memerlukan konsistensi untuk merebut kepercayaan pasar global.
“Konsistensi rasa, ketepatan spesifikasi, serta pendampingan dari instansi terkait menjadi bagian penting bagi kami sebagai pelaku UMKM untuk berani melangkah ke pasar ekspor, menjaga mutu pengolahan, dan memenuhi kebutuhan konsumen,” katanya.
Ia mengatakan bahwa telah merambah usaha kopi sejak 2012 di Kabupaten Lampung Barat yang terkenal dengan kualitas kopi yang cukup baik di provinsi ini.
"Kami terus mengembangkan usaha kami dengan berbagai produk olahan kopi mulai dari kopi robusta, arabika, kopi petik merah, kopi luwak, hingga kopi sangrai," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!