Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Siapkan Pendampingan Kelembagaan, Pemkot Medan Percepat Operasional 133 Koperasi Merah Putih

28 Rabu, 28 Okt 2026, 14:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Siapkan Pendampingan Kelembagaan, Pemkot Medan Percepat Operasional 133 Koperasi Merah Putih Siapkan Pendampingan Kelembagaan, Pemkot Medan Percepat Operasional 133 Koperasi Merah Putih Doc: ANTARA
Ket. Akademisi Universitas Negeri Medan Fahmi Ashari S Sihaloho.

Medan – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, menyiapkan pendampingan kelembagaan, pelatihan pengurus, dan kemitraan usaha untuk mempercepat operasional 133 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna memperluas akses pasar produk lokal dan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Hendra Ridho, di Medan, Selasa (27/10), mengatakan sebanyak 18 dari 151 Koperasi Merah Putih di daerah tersebut telah beroperasi, sedangkan sisanya menjadi sasaran percepatan melalui berbagai program pendampingan.

Menurut dia, pemerintah daerah berupaya memastikan koperasi memiliki kesiapan kelembagaan, sumber daya manusia, dan rencana bisnis agar mampu menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan.

Pemkot Medan juga menyiapkan pelatihan bagi pengurus koperasi serta pendampingan penyusunan rencana usaha yang disesuaikan dengan potensi ekonomi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing kelurahan.

"Kami juga bakal melakukan pendampingan terhadap penguatan kemitraan usaha, termasuk dengan Bulog dan pelaku UMKM lokal," ujarnya.

Hendra menjelaskan kemitraan dengan Bulog dan pengusaha UMKM diharapkan dapat membuka peluang kegiatan perdagangan dan distribusi kebutuhan masyarakat melalui jaringan Koperasi Merah Putih.

Selain itu, pemerintah daerah akan mengevaluasi pelaksanaan program untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis dan memastikan koperasi yang telah terbentuk dapat segera menjalankan kegiatan usaha.

Sementara itu, akademisi Universitas Negeri Medan Fahmi Ashari S Sihaloho mengatakan percepatan operasional Koperasi Merah Putih menjadi peluang untuk memperluas jaringan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus meningkatkan pendapatan pengusaha lokal.

Menurut Fahmi, kerja sama antara Pemkot Medan dan Kementerian Koperasi diperlukan untuk memastikan kesiapan teknis, tata kelola, serta keberlanjutan kegiatan usaha koperasi.

"Pemkot Medan perlu meningkatkan koordinasi dalam operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," katanya.

Ia menjelaskan Koperasi Merah Putih memiliki potensi menjadi pusat distribusi dan pemasaran produk masyarakat sehingga pengusaha UMKM dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

"Koperasi Merah Putih dapat menjadi sarana distribusi dan pemasaran produk masyarakat, sekaligus memperkuat UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu perlu dilakukan koordinasi mendalam terkait pelaksanaannya," ujarnya.

Fahmi mencontohkan produk kerajinan binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan yang dapat dipasarkan melalui jaringan koperasi untuk memperluas jangkauan penjualan.

Menurut dia, pelibatan pengusaha UMKM dalam kegiatan koperasi dapat menciptakan peluang usaha baru sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

"Nah, ini harus dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Medan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat," katanya.

Ia berharap percepatan operasional Koperasi Merah Putih dapat menghasilkan kegiatan usaha produktif yang membuka akses pasar, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Medan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Uni Eropa Dekati Kanada unt...
Luar Negeri
Sedang Viral! Diaspora Indo...

Dishub Tangsel Tindak Parkir Liar yang Kian Menjamur

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dishub Tangsel Tindak Parki...
Nasional
BMKG: Cuaca Panas Indonesia...

Menbud Ajak Masyarakat Rawat Persatuan Bangsa

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menbud Ajak Masyarakat Rawa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.