Pascabencana, UMKM Dituntut Bangkit Jadi Mesin Ekonomi
Rabu, 28 Okt 2026, 18:30 WIBJAKARTA â Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menargetkan sedikitnya 30 persen dari 1.079 wirausaha terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara mampu meningkatkan kapasitas produksi dan mengakses pembiayaan untuk memulihkan keberlangsungan usaha.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik mengatakan target tersebut menjadi bagian dari program pemulihan ekonomi pascabencana yang mencakup peningkatan kapasitas produksi, perluasan akses pasar, dan kemudahan pembiayaan.
âProgram ini tidak boleh berhenti pada pelatihan semata. Kami ingin ada hasil nyata yang dapat diukur, baik dari peningkatan kemampuan produksi maupun akses pembiayaan, sehingga wirausaha terdampak dapat kembali tumbuh dan berkembang,â kata Riza dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (28/10).
Program peningkatan kapasitas wirausaha terdampak bencana menjangkau 607 wirausaha dari delapan kabupaten/kota di Sumatera Utara dan 472 wirausaha dari lima kabupaten/kota di Aceh.
Di Sumatera Utara, sebanyak 200 peserta mengikuti program peningkatan kapasitas produksi, 169 peserta perluasan akses pasar, dan 238 peserta kemudahan pembiayaan.
Sementara di Aceh, program tersebut mencakup 158 peserta peningkatan kapasitas produksi, 134 peserta perluasan akses pasar, dan 180 peserta kemudahan pembiayaan.
Riza menjelaskan bencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatera pada akhir 2025 telah mengganggu keberlangsungan usaha masyarakat, mulai dari kerusakan sarana produksi dan kehilangan aset produktif hingga terganggunya rantai pasok serta terbatasnya akses pasar dan pembiayaan.
Untuk membantu pemulihan usaha, Kementerian UMKM memberikan pembekalan mengenai efisiensi produksi, peningkatan kualitas produk, penguatan merek, pemanfaatan platform digital, serta pengelolaan keuangan dan kesiapan administrasi untuk mengakses pembiayaan.
Kementerian UMKM juga melibatkan pemerintah daerah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, dan inkubator bisnis untuk mendukung pendampingan serta keberlanjutan usaha peserta.
Riza mengatakan pemulihan UMKM pascabencana tidak hanya bertujuan mengembalikan aktivitas usaha, tetapi juga memperkuat produktivitas dan daya saing wirausaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
- Kementerian UMKM
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mengapa Tenaga Kesehatan dan Ambulans Disiagakan di SPBU Buleleng? Ini Penjelasannya
-
Polisi Selidiki Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik di Ancol
-
Sekolah Rakyat Bekasi Terapkan Asrama, DPR Soroti Pentingnya Pendampingan Siswa
-
5 Bus Massa Pati Meluncur ke Jakarta, AMPB Bawa Tuntutan RUU Perampasan Aset
-
Pengembangan produk UMKM berbasis kearifan lokal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.