Jangan Abaikan Metrologi, Daya Saing Industri Bisa Tertinggal

Rabu, 28 Okt 2026, 18:30 WIB

SUMEDANG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang metrologi untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli pengukuran dan kalibrasi yang mendukung daya saing sektor perdagangan dan industri nasional.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono di Sumedang, Jawa Barat, Rabu (28/10), mengatakan pengembangan kompetensi metrologi penting untuk menyiapkan tenaga ahli yang mampu memenuhi kebutuhan berbagai sektor ekonomi.

Ket. Foto: Petugas UPTP Metrologi Legal Kota Tangerang menempelkan stiker usai melakukan tera ulang sistem parkir pusat belanja perbelanjaan di Kota Tangerang, Banten. — Sumber: Antara/ HO-Pemkot Tangerang

“Pengembangan sumber daya manusia di bidang metrologi menjadi bagian penting untuk mendukung perdagangan dan industri. Berbagai sektor, mulai dari otomotif hingga elektronik, membutuhkan tenaga ahli yang mampu memastikan ketepatan pengukuran dan proses kalibrasi,” katanya.

Ia menjelaskan kebutuhan tersebut menjadi dasar pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus di bidang kemetrologian untuk mendukung kebutuhan teknis sektor industri.

Melalui Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmeet), Kemendag menyelenggarakan pendidikan formal untuk menyiapkan tenaga ahli dengan keahlian di bidang pengukuran dan kalibrasi.

Terlebih hingga 2026, Akmet telah meluluskan 430 orang yang berkiprah di berbagai wilayah, baik pada instansi pemerintah maupun sektor industri dan jasa yang bekerja di bidang metrologi legal, kalibrasi, instrumentasi, pengendalian kualitas, hingga rekayasa teknis.

Djatmiko mengatakan pengembangan pendidikan kemetrologian diharapkan memberikan manfaat strategis bagi sektor industri nasional, terutama dalam memenuhi kebutuhan tenaga ahli yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan teknologi.

Menurut dia, pengembangan pendidikan tersebut perlu menyesuaikan kebutuhan pengguna tenaga kerja agar kompetensi lulusan relevan dengan kebutuhan perdagangan dan industri.

Selain pendidikan formal, pengembangan kompetensi juga dapat dilakukan melalui pelatihan teknis di bidang pengukuran dan kalibrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang metrologi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pengukuran yang dibutuhkan dalam kegiatan perdagangan dan industri nasional.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.