• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Ini Pilihan Kontrasepsi ya...

Ini Pilihan Kontrasepsi yang Tepat bagi Penyintas Kanker Payudara

Rabu, 28 Okt 2026, 21:50 WIB

JAKARTA — Perempuan dengan riwayat kanker payudara tetap dapat merencanakan kehamilan dan menggunakan kontrasepsi. Namun, pemilihan metode keluarga berencana (KB) perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan, riwayat penyakit, serta jenis pengobatan yang dijalani.

Isu tersebut diangkat Andalan Kontrasepsi melalui platform Sahabat Andalan dalam rangka memperingati Bulan Kesadaran Kanker Payudara atau Pink Month pada Oktober 2026. Edukasi ini menyoroti pentingnya akses terhadap informasi kontrasepsi yang tepat bagi perempuan yang sedang menjalani pengobatan maupun penyintas kanker payudara.

Ket. Foto: Poster ajakan penggunaan IUD bagi penyintas kanker payudara. Mereka tetap dapat menggunakan kontrasepsi, tetapi dianjurkan memilih jenis nonhormonal seperti IUD tembaga melalui konsultasi medis terlebih dahulu. — Sumber: Andalan

Berdasarkan data International Agency for Research on Cancer (IARC) melalui Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2024, Indonesia diperkirakan mencatat lebih dari 93.000 kasus baru kanker payudara. Sekitar 257.000 perempuan juga tercatat hidup dengan diagnosis kanker payudara dalam lima tahun terakhir.

Besarnya angka tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan kesehatan perempuan tidak berhenti pada proses diagnosis dan pengobatan kanker. Perencanaan kehamilan serta pemilihan kontrasepsi juga menjadi bagian dari kebutuhan kesehatan reproduksi yang perlu diperhatikan.

Medical Advisor DKT Indonesia dan Andalan Kontrasepsi, dr. Thesa Ananda Prima, mengatakan perempuan dengan riwayat kanker payudara tetap memiliki hak untuk menentukan pilihan terkait kesehatan reproduksinya. Meski demikian, metode kontrasepsi yang digunakan perlu mempertimbangkan kondisi medis masing-masing.

“Selama menjalani pengobatan kanker payudara, perempuan tetap memiliki hak untuk merencanakan kehamilan dan memilih kontrasepsi. Namun, pilihan KB tidak bisa disamakan untuk semua orang. Riwayat kanker, jenis pengobatan, dan kondisi kesehatan masing-masing perlu menjadi pertimbangan agar metode yang digunakan benar-benar sesuai, dan IUD adalah salah satu pilihan KB yang bisa digunakan,” ujar Thesa dalam keterangan tertulis, Rabu, 28 Oktober 2026.

IUD Tembaga Jadi Alternatif Kontrasepsi

Salah satu metode kontrasepsi yang dapat dipertimbangkan perempuan dengan riwayat kanker payudara adalah alat kontrasepsi dalam rahim atau intrauterine device (IUD) berbahan tembaga. Metode ini tidak mengandung hormon sehingga menjadi alternatif bagi perempuan yang perlu menghindari kontrasepsi hormonal.

Menurut materi edukasi Andalan, pilihan kontrasepsi nonhormonal tersebut sejalan dengan panduan Society of Family Planning pada 2025 yang menempatkan metode nonhormonal sebagai pilihan utama bagi perempuan dengan riwayat kanker payudara.

IUD tembaga memiliki efektivitas lebih dari 99 persen dalam mencegah kehamilan. Bergantung pada jenis perangkatnya, alat kontrasepsi ini dapat digunakan dalam jangka panjang, umumnya hingga 5–10 tahun.

Metode ini juga bersifat reversibel, yakni dapat dilepas ketika perempuan ingin merencanakan kehamilan. Kesuburan umumnya dapat kembali setelah IUD dilepas.

Thesa mengatakan, masih ada perempuan yang belum mengetahui bahwa kontrasepsi tanpa hormon tersedia sebagai salah satu pilihan untuk merencanakan keluarga.

“Banyak perempuan mungkin belum mengetahui bahwa tersedia pilihan KB tanpa hormon, seperti IUD tembaga. Metode ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi penyintas kanker payudara. Namun, pemilihan metode KB tetap perlu dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan agar benar-benar sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing,” katanya.

Meski demikian, penggunaan IUD tetap perlu didahului konsultasi dan pemeriksaan tenaga kesehatan. Dokter akan mempertimbangkan riwayat penyakit, kondisi terkini, serta kemungkinan adanya faktor medis lain yang memengaruhi keamanan pemasangan dan penggunaan alat kontrasepsi.

Kontrasepsi Hormonal Perlu Pengawasan Medis

Selain menjelaskan pilihan kontrasepsi nonhormonal, Thesa mengingatkan bahwa penggunaan metode kontrasepsi hormonal pada perempuan dengan riwayat kanker payudara memerlukan pertimbangan khusus.

Hal ini berkaitan dengan karakteristik sejumlah jenis kanker payudara yang sensitif terhadap hormon, terutama estrogen dan progesteron. Pada kondisi tersebut, penggunaan kontrasepsi hormonal perlu dievaluasi berdasarkan riwayat kanker, pengobatan, serta kondisi klinis pasien.

Karena itu, perempuan dengan riwayat kanker payudara sebaiknya tidak memilih atau mengganti metode kontrasepsi secara mandiri tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis. Konsultasi diperlukan untuk menilai manfaat, risiko, dan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Pemilihan kontrasepsi juga perlu memperhatikan rencana kehamilan, jangka waktu penggunaan, dan kondisi kesehatan setelah pengobatan kanker. Dengan demikian, keputusan terkait KB dapat dibuat berdasarkan informasi medis yang memadai.

Sediakan Konsultasi KB Gratis

Untuk membantu perempuan memperoleh informasi mengenai pilihan kontrasepsi, Halo DKT dan Sahabat Andalan menyediakan layanan konsultasi KB gratis dengan dokter dan bidan melalui WhatsApp di nomor 08111-326-459. Layanan tersebut juga memberikan informasi untuk membantu masyarakat menemukan bidan terdekat.

Dalam momentum Pink October, Sahabat Andalan turut mengajak masyarakat membagikan materi edukasi kepada keluarga, teman, dan orang terdekat. Upaya ini diharapkan memperluas akses terhadap informasi kesehatan reproduksi, termasuk bagi perempuan yang hidup dengan diagnosis maupun riwayat kanker payudara.

Edukasi mengenai kontrasepsi menjadi bagian penting dari dukungan terhadap kualitas hidup perempuan setelah diagnosis kanker. Dengan informasi yang tepat dan pendampingan tenaga kesehatan, perempuan dapat mempertimbangkan pilihan KB secara lebih terarah sesuai kondisi medis dan rencana reproduksinya.

Andalan merupakan merek produk kesehatan reproduksi yang menjadi bagian dari DKT Indonesia. Organisasi tersebut bergerak di bidang pemasaran sosial kontrasepsi dan kesehatan reproduksi di Indonesia.

  • Kanker Payudara
  • Alat Kontrasepsi
  • keluarga berencana
  • Andalan Kontrasepsi
  • Kesehatan Reproduksi
  • Penyintas Kanker Payudara
  • IUD Tembaga
  • KB Nonhormonal
  • Sahabat Andalan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.