Taylor Fritz tak Mampu Bendung Musetti
Selasa, 27 Okt 2026, 06:17 WIBPARIS - Petenis Italia Lorenzo Musetti akhirnya kembali merasakan gelar juara setelah empat tahun menanti. Musetti menaklukkan unggulan kedua Taylor Fritz 6-3, 6-4 dalam final Grand Prix Auvergne-Rhone-Alpes di Lyon, Prancis, Senin (26/10) dini hari WIB. Di Kazakhstan, Daniil Medvedev juga berpesta setelah mempertahankan gelar Almaty Open untuk pertama kalinya sepanjang kariernya.
Kemenangan di Lyon menjadi momen istimewa bagi Musetti. Petenis berusia 24 tahun itu memutus rentetan tujuh kekalahan beruntun dalam final turnamen level tour. Gelar terakhirnya diraih pada tahun 2022. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi trofi ketiganya di ATP Tour.
Musetti tampil meyakinkan sejak awal pertandingan. Dengan pukulan-pukulan tajam dari kedua sisi lapangan, dia mengendalikan set pertama dan terus menjaga konsistensi pada set kedua. Setelah 80 menit, petenis unggulan keenam itu memastikan kemenangan sebelum menjatuhkan diri ke lapangan untuk merayakan keberhasilannya.
Perjalanan Musetti menuju gelar tidak mudah. Ia harus melewati pertarungan tiga set melawan Luca Van Assche di perempat final. Kemudian, menyelamatkan empat match point untuk menundukkan rekan senegaranya, Flavio Cobolli, pada semifinal. Semangat pantang menyerah menjadi kunci kebangkitannya. Musetti bahkan mengaku sempat merasakan nyeri di sekujur tubuh sebelum memasuki lapangan final.
âSemangat bertarung menjadi kunci turnamen ini. Saya memiliki sikap yang luar biasa. Saya juga berterima kasih kepada tim, staf medis, dan fisioterapis yang membantu memulihkan kondisi saya,â ujar Musetti. Dia kini naik dua tingkat ke peringkat ke-24 dalam peringkat langsung ATP.
Kemenangan itu juga memperbaiki catatan pertemuannya melawan Fritz menjadi 5-3. Sementara itu, Fritz gagal meraih gelar keduanya tahun ini dan harus segera mengalihkan perhatian ke turnamen ATP 500 di Basel untuk menjaga peluang tampil pada ATP Finals di Turin.
Musetti menjadi petenis putra Italia keempat yang menjuarai turnamen level tur sepanjang musim ini, menyusul Jannik Sinner, Cobolli, dan Luciano Darderi. Di Almaty, Medvedev juga menunjukkan ketangguhan setelah menundukkan petenis Georgia, Nikoloz Basilashvili, 6-7 (6), 6-1, 6-3 di final. Unggulan pertama itu membutuhkan satu jam 53 menit untuk memastikan gelar di turnamen lapangan keras dalam ruangan tersebut.
Medvedev sempat kehilangan set pertama meski memiliki peluang merebutnya dalam tie-break. Namun, mantan petenis nomor satu dunia itu bangkit dengan pertahanan solid pada set kedua, sebelum meningkatkan agresivitas pukulannya di set penentuan. ben/G-1
- Almaty Open
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.