Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyerahan Alat Pengolah Air untuk 6 Kampung di Fakfak

28 Selasa, 27 Okt 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyerahan Alat Pengolah Air untuk 6 Kampung di Fakfak Penyerahan Alat Pengolah Air untuk 6 Kampung di Fakfak Doc: Antara
Ket. Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) saat menyerahkan alat pengolahan air bersih kepada enam kampung di kawasan Bomberay-Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Senin (26/10/2026).

Sumedang - Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) menyerahkan alat pengolahan air bersih kepada enam kampung di kawasan Bomberay-Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan masyarakat.

Ketua Ekspedisi Patriot Unpad Dr. Eddy Renaldi dalam keterangan di Sumedang, Jawa Barat, Selasa mengatakan alat tersebut dihadirkan untuk mengatasi persoalan kualitas air sumur yang sebelumnya dilaporkan berwarna kuning, berbau, dan memiliki tingkat keasaman tinggi.

“Dengan adanya water treatment ini, kualitas air dapat meningkat sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat karena dapat mengatasi persoalan kualitas air sumur di wilayah tersebut,” katanya. 

Berdasarkan hasil pengukuran yang disampaikan tim, tingkat keasaman air di sejumlah titik sebelumnya berada pada kisaran pH 4 hingga 5, sedangkan setelah melalui pengolahan mencapai pH 6,5 hingga 7.

Kondisi tersebut membuat masyarakat setempat mengandalkan air hujan atau mengendapkan air secara manual sebelum digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama saat kawasan Bomberay-Tomage mengalami kekeringan berkepanjangan. 

Kehadiran alat pengolahan air itu melengkapi pembangunan sumur bor yang dilakukan TNI di kawasan tersebut, sehingga air dari sumber yang telah tersedia dapat diolah sebelum dimanfaatkan masyarakat. 

Sementara itu, Direktur Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Inovasi Unpad Prof. Nur Atik mengatakan program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut harus memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat penerima.

“Program ini berasal dari APBN, sehingga hasilnya harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami ingin program ini dapat berlanjut dan berjangka panjang, bukan hanya sekadar program hit and run,” ujarnya. 

Untuk menjaga keberlanjutan fasilitas, Tim Ekspedisi Patriot Unpad menyiapkan pendampingan berupa pelatihan pengoperasian dan perawatan alat serta pengelolaan keuangan operasional agar masyarakat dapat mengelolanya secara mandiri. 

Kegiatan penyerahan dan sosialisasi pada 25-26 Oktober tersebut turut dihadiri Komandan Kodim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman dan Kepala Dinas Transmigrasi Lud Masrur Kamudi sebagai bagian dari kolaborasi perguruan tinggi, TNI, dan pemerintah daerah dalam mendukung akses air bersih di kawasan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.