Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komitmen untuk Memerangi Praktik Riba dan Rentenir

28 Selasa, 27 Okt 2026, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komitmen untuk Memerangi Praktik Riba dan Rentenir Komitmen untuk Memerangi Praktik Riba dan Rentenir Doc: Antara
Ket. MPU Kabupaten Aceh Tengah menyelenggarakan lokakarya ulama dan umara.

Banda Aceh - Majelis Pemusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Tengah berkomitmen untuk mencegah praktik riba dan rentenir guna memperkuat penerapan syariat Islam dalam aktivitas ekonomi masyarakat di daerah setempat.

"Mendorong pemerintah melarang praktik muamalah yang bertentangan dengan syariat Islam, terutama praktik rentenir," demikian salah satu hasil rekomendasi lokakarya ulama dan umara yang dibacakan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah, Tgk Risma Hambali di Takengon, Selasa.

Pertemuan tersebut juga merekomendasikan pemerintah bersama DPRK Aceh Tengah untuk menyusun regulasi berupa qanun/peraturan daerah tentang pelarangan praktik muamalah riba.

Kemudian mendorong para pakar mengembangkan konsep ekonomi berbasis syariat sebagai alternatif bagi masyarakat dan mengajak para dai, tengku, dan tenaga pendidik untuk terus memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai bahaya praktik riba serta pentingnya bermuamalah sesuai tuntunan Islam.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga mengatakan pentingnya pentingnya penyelarasan peran ulama dan umara dalam menjawab persoalan masyarakat.

"Komitmen keagamaan perlu diwujudkan melalui langkah nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi dan penguatan penerapan syariat Islam," katanya.

Menurut dia, upaya mencegah praktik riba perlu diiringi pengembangan alternatif ekonomi yang sesuai prinsip syariah, sehingga masyarakat memiliki pilihan dalam memenuhi kebutuhan dan menjalankan usaha.

Kesepakatan lokakarya tersebut menjadi landasan awal untuk mendorong tindak lanjut berupa penyusunan regulasi, penguatan edukasi masyarakat, serta pengembangan konsep ekonomi syariah di Kabupaten Aceh Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Ekonomi
Kementan Bangun Skema Kemit...
Ekonomi
Salah Tata Kelola BUMN Picu...
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.