Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ingin Pembangunan Lebih Terbuka? Ini Ajakan Wabup Sumbawa kepada Masyarakat

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 05:22 WIB | Oleh:
Ingin Pembangunan Lebih Terbuka? Ini Ajakan Wabup Sumbawa kepada Masyarakat Doc: Antara foto/HO Pemkab Sumbawa
Ket. Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori (tengah) bersama jajaran Komisi Informasi Provinsi NTB dan perangkat daerah foto bersama usai mengikuti visitasi penilaian keterbukaan informasi publik di Kantor Bupati Sumbawa, NTB, Rabu (14/10).

SUMBAWA - Wakil Bupati Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mohamad Ansori mengajak masyarakat memanfaatkan akses informasi publik untuk mengawasi kebijakan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka visitasi penilaian keterbukaan informasi publik oleh Komisi Informasi Provinsi NTB di Kantor Bupati Sumbawa, Rabu.

Ansori mengatakan transparansi merupakan unsur penting dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel sekaligus menjamin hak masyarakat untuk mengetahui kebijakan, program prioritas, dan penggunaan sumber daya dalam pembangunan.

"Jangan sampai masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi, terutama terkait program prioritas dan program unggulan pemerintah daerah," kata Ansori.

Menurut dia, penyediaan informasi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah, melainkan kewajiban seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai ketentuan perundang-undangan.

Karena itu, setiap OPD diminta memastikan informasi mengenai kebijakan dan program kerja tersedia serta mudah diakses masyarakat sebagai bagian dari pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan.

Ansori menilai kemudahan memperoleh informasi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memantau pelaksanaan program pemerintah dan berpartisipasi dalam mengawasi pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini menjalani visitasi dan monitoring serta evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik oleh Komisi Informasi Provinsi NTB dengan target mempertahankan predikat Informatif.

Dalam proses tersebut, tim penilai melakukan verifikasi, wawancara, dan evaluasi berdasarkan sejumlah indikator, meliputi kelengkapan informasi yang wajib disediakan badan publik, kecepatan pelayanan permohonan informasi, serta ketertiban pengelolaan dokumentasi dan arsip.

Penilaian juga mencakup inovasi penyebarluasan informasi, optimalisasi teknologi digital melalui situs web dan portal Satu Data Kabupaten Sumbawa, serta komitmen Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) beserta dukungan sarana-prasarana pelayanan.

Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB Sahnam mengatakan penguatan keterbukaan informasi diperlukan agar masyarakat dapat memperoleh data yang dibutuhkan secara mudah, cepat, dan tepat.

Dalam visitasi itu, Komisi Informasi NTB turut memberikan masukan mengenai penyebarluasan informasi dan pelaksanaan standar layanan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa Wahyu Indrajaya mengatakan pemerintah daerah terus membenahi pelayanan melalui penguatan fungsi PPID Utama.

Upaya tersebut dilakukan, antara lain, dengan memanfaatkan laman resmi PPID Kabupaten Sumbawa sebagai saluran bagi masyarakat untuk mengakses informasi yang disediakan badan publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Upaya Mengurangi Residu Karhutla di Palembang

20 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Upaya Mengurangi Residu Kar...
Nasional
Cegah Kanker Sejak Dini, YK...

Riyadh Dibombardir Houthi, Piala Asia 2027 Pindah atau Tunda?

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Riyadh Dibombardir Houthi, ...
Advertisement
Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.