Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Terbaik Versi Survei IPO
Senin, 26 Okt 2026, 05:00 WIBJakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid masuk dalam 10 besar menteri dengan kinerja terbaik di Kabinet Merah Putih berdasarkan survei terbaru lembaga riset Indonesia Political Opinion (IPO).
Dalam survei bertajuk "Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih" yang dirilis secara daring pada Sabtu (24/10), Meutya juga tercatat sebagai menteri perempuan dengan penilaian kinerja tertinggi dari publik.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan penilaian tersebut diperoleh ketika responden diminta menyebutkan nama-nama menteri yang dinilai bekerja paling baik dalam menjalankan pemerintahan.
"Meutya Hafid menjadi menteri perempuan yang paling tinggi penilaian publik terkait dengan bekerja paling baik, disusul posisi kedua dari menteri perempuan yaitu Widiyanti Putri Wardhana," kata Dedi dalam pemaparan hasil survei tersebut.
Dedi menjelaskan bahwa penilaian publik terhadap kinerja menteri dalam survei opini juga dipengaruhi tingkat keterkenalan pejabat serta persepsi masyarakat yang terbentuk melalui intensitas aktivitas dan publikasi masing-masing kementerian.
Berdasarkan hasil survei IPO, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi teratas sebagai menteri yang dinilai bekerja paling baik, dengan perolehan 33 persen.
Posisi kedua ditempati Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dengan 25,2 persen, disusul Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebesar 24,5 persen.
Berikutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memperoleh 21,8 persen, Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebesar 20,5 persen, dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Sugiono sebesar 16,1 persen.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meraih 13,8 persen, diikuti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dengan 12 persen dan Menteri Agama Nasaruddin Umar sebesar 10,3 persen.
Sementara itu, Meutya Hafid menempati urutan ke-10 dengan perolehan 5,9 persen.
Dalam klaster pejabat bidang politik dan keamanan, Meutya juga menempati posisi kedua dalam penilaian kepuasan publik dengan 4,9 persen, berada di bawah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang memperoleh 13,5 persen.
Survei nasional IPO tersebut dilaksanakan pada 12-20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan batas toleransi kesalahan atau margin of error sebesar 2,9 persen.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Aksi 'Mapalus' untuk Mencegah Stunting dan Meningkatkan SDM
-
Alami Kekeringan Sumur, 21 KK di Kota Madiun Dapat Bantuan Air Bersih dari BPBD
-
CPNS Guru 2026 Segera Dibuka, Cek Skema Pengangkatan PPPK Paruh Waktu
-
Terapi Psikososial di Malang Bantu Disabilitas Tingkatkan Kemandirian dan Kepercayaan Diri
-
Siapa Bakal Bawa Pulang Piala Citra? Ini Daftar Nominasi FFI 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.