Lulusan SD Sampai Sarjana Bisa Melamar, Ribuan Lowongan 'Nyari Gawe' Diserbu Warga Bekasi

Senin, 26 Okt 2026, 18:20 WIB

KOTA BEKASI - Aplikasi digital "Nyari Gawe" yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dinilai efektif mempermudah pencari kerja sekaligus memangkas rantai percaloan dan pungutan liar dalam proses rekrutmen tenaga kerja di Kota Bekasi.

"Pemerintah mendorong pemanfaatan aplikasi Nyari Gawe sebagai sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi pekerjaan melalui jalur resmi," kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat mendampingi KDM pada pembukaan bursa kerja daring di Bekasi, Senin (26/10).

Ket. Foto: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bekasi membuka bursa kerja daring melalui aplikasi Nyari Gawe di PT. Metindo Erasakti Jalan Raya Narogong, Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (26/10). — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Dia mengatakan antusiasme pencari kerja terhadap aplikasi Nyari Gawe cukup tinggi, meskipun baru beberapa hari diperkenalkan. Hal tersebut terlihat dari sejumlah lowongan yang jumlah pendaftarnya telah melampaui kapasitas yang tersedia.

Menurutnya, kehadiran aplikasi ini diharapkan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa proses pencarian kerja dapat dilakukan melalui jalur resmi tanpa harus menggunakan jasa calo.

"Sekarang sudah tidak ada waktu lagi melalui calo. Beberapa waktu lalu ada warga merasa tertipu, bukan hanya warga Kota Bekasi, tetapi juga warga dari luar daerah yang masih mengandalkan sistem perekrutan tenaga kerja secara tatap muka," ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Melalui akses informasi dan verifikasi terhadap Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), pencari kerja diharapkan lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas legalitasnya.

Aplikasi Nyari Gawe dari aspek sasaran terbuka bagi pencari kerja dengan latar belakang pendidikan beragam, mulai dari lulusan SD, SMP, SMA, SMK hingga sarjana. Rentang usia pencari kerja yang terdata juga bervariasi, termasuk masyarakat berusia hingga 45 tahun, menyesuaikan kebutuhan dan persyaratan masing-masing lowongan.

Tri menyebut kondisi ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan, terutama di tengah tingkat pengangguran Kota Bekasi yang disebut berada di angka tujuh persen.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mendorong optimalisasi aplikasi Nyari Gawe untuk memudahkan masyarakat mengakses lowongan kerja sekaligus menciptakan proses rekrutmen yang lebih transparan.

Melalui program tersebut, perusahaan diharapkan aktif mengunggah informasi lowongan sehingga pencari kerja dapat berinteraksi langsung lewat platform resmi tanpa perantara yang berpotensi melakukan pungutan liar.

Upaya tersebut diperkuat melalui penyelenggaraan bursa kerja daring yang berpindah lokasi setiap pekan ke berbagai kawasan industri dan perusahaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi bagi kawasan industri baru serta daerah yang sedang mengembangkan sektor industrinya.

Pelaksanaan bursa kerja daring ini memasuki edisi keenam dan diselenggarakan di enam kabupaten/kota se-Jawa Barat. Dalam pelaksanaan pekan ini, tercatat 2.887 lowongan kerja dari 23 perusahaan dengan 68 jenis jabatan.

Kesempatan yang tersedia mencakup pekerjaan di dalam negeri maupun luar negeri dengan lowongan luar negeri yang diinformasikan melalui P3MI.

KDM mengaku antusiasme terhadap peluang kerja luar negeri juga dinilai cukup tinggi. Disnakertrans Jawa Barat secara berkala mempublikasikan informasi lowongan dari mitra P3MI melalui media sosial resmi agar masyarakat memperoleh informasi yang lebih mudah diakses serta dapat memeriksa legalitas penempatan kerja.

Terkait evaluasi pelaksanaan bursa kerja daring, Pemprov Jawa Barat menyebut jumlah lowongan yang tersedia cenderung meningkat, meskipun bergantung pada aktivitas rekrutmen dan penyelenggaraan bursa kerja di masing-masing daerah.

Seperti di Kabupaten Karawang yang sebelumnya telah menggelar job fair dengan menyediakan 1.400 lowongan kerja. Sepekan kemudian, bursa kerja daring tingkat provinsi kembali dilaksanakan dengan ketersediaan 844 lowongan kerja pada kesempatan tersebut.

Pihaknya akan terus mendorong perusahaan untuk memanfaatkan aplikasi Nyari Gawe dan memasukkan informasi lowongan kerja secara langsung ke dalam platform tersebut. Partisipasi aktif perusahaan penting agar informasi kesempatan kerja tersebar lebih luas serta menjangkau lebih banyak pencari kerja.

  • dedi mulyadi
  • nyari gawe
  • lowongan kerja bekasi
  • bursa kerja jabar
  • disnakertrans jabar

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.