Badai Dahsyat Landa Eropa, Korban Tewas dan Ratusan Penerbangan Terganggu

Senin, 26 Okt 2026, 03:00 WIB

London – Badai menerjang Eropa utara pada Minggu (25/10), menewaskan seorang pria, memutus aliran listrik ke lebih dari 150.000 rumah, serta mengganggu perjalanan dan jaringan telepon.

Seorang pria tewas tertimpa pohon tumbang di wilayah barat daya Skotlandia. Sementara itu, seorang pelari dalam maraton di Prancis utara mengalami luka-luka setelah pohon tumbang akibat angin kencang saat perlombaan berlangsung.

Ket. Foto: Badai menyebabkan sungai-sungai di Inggris utara meluap, memutus aliran listrik, dan memaksa pembatalan sejumlah penerbangan. — Sumber: AFP

Otoritas di sejumlah negara melaporkan bahwa lebih dari 82.000 rumah di Inggris, hampir 60.000 rumah di Prancis, dan sedikitnya 10.000 rumah di Jerman mengalami pemadaman listrik akibat dua badai, Boelo dan Austen, yang melanda dalam rentang waktu kurang dari 24 jam.

Di wilayah Argyll and Bute, Skotlandia barat, kecepatan angin tercatat mencapai 84 mil per jam atau 135 kilometer per jam. Pohon-pohon tumbang dan kabel listrik yang terputus akibat badai menghalangi jalan raya serta jalur kereta api di berbagai wilayah Skotlandia dan Inggris utara.

Asosiasi Jaringan Energi Inggris mengatakan lebih dari 400.000 rumah sempat kehilangan pasokan listrik pada suatu waktu selama rangkaian badai tersebut.

Sebagian struktur dermaga di Brighton, pesisir selatan Inggris, yang tidak digunakan sejak kebakaran pada 2003, terhempas akibat Badai Austen pada Jumat.

Angin kencang juga menerjang wilayah utara Prancis, di seberang Selat Inggris, ketika Eropa menghadapi badai besar pertama pada musim gugur tahun ini. Para ahli memperingatkan bahwa perubahan iklim global dapat memicu semakin banyak kejadian cuaca ekstrem.

Otoritas memperingatkan potensi banjir di sejumlah wilayah Skotlandia dan Inggris.

Seorang pelari mengalami luka ringan di Kota Lille, Prancis utara, dekat garis awal maraton kota tersebut. Ajang itu kembali digelar untuk pertama kalinya dalam 31 tahun.

Pemadaman Listrik Meluas

Perusahaan energi Prancis, Enedis, mengatakan sekitar 288.000 rumah kehilangan pasokan listrik pada puncak Badai Austen pada Sabtu.

Hingga Minggu siang, sekitar 59.000 rumah masih belum mendapat aliran listrik, terutama di wilayah Normandia dan Bretagne. Enedis menyatakan sebanyak 2.600 teknisi dan pekerja kontraktor dikerahkan untuk memulihkan pasokan listrik.

Di Jerman, Badai Austen menyebabkan pemadaman listrik di 10.000 rumah di Kota Freiburg im Breisgau dan sekitarnya, di wilayah barat daya negara itu, pada Minggu.

Rumah sakit utama di kota tersebut mengatakan harus membatasi pelayanan hanya untuk kasus darurat akibat pemadaman listrik yang juga mengganggu jaringan telepon seluler.

Kepolisian Jerman mengatakan dua orang mengalami luka serius pada Sabtu akibat perancah bangunan yang diterbangkan angin kencang Badai Austen saat pasar musim gugur berlangsung di Kota Nastätten.

Badan Meteorologi Jerman (DWD) memperkirakan angin kencang dengan kecepatan hingga 100 kilometer per jam akan kembali menerjang pesisir utara negara itu pada Minggu.

Badai tersebut juga melanda Belanda dan Belgia. Di Brussel, empat orang terluka akibat pohon tumbang pada Sabtu.

Ratusan penerbangan di seluruh Eropa utara dibatalkan atau dialihkan akibat badai tersebut.

Bandara Schiphol Amsterdam, salah satu pusat penerbangan tersibuk di Eropa, membatalkan puluhan penerbangan pada Minggu.

Berdasarkan penelusuran AFP terhadap situs bandara, sekitar 90 penerbangan dibatalkan, terutama rute menuju sejumlah kota di Eropa, termasuk Paris, Roma, dan Dublin. Puluhan penerbangan yang dijadwalkan mendarat di bandara tersebut juga dibatalkan.

Penerbangan di wilayah Inggris utara dan Skotlandia turut terdampak badai.

  • Hujan Badai

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.