Momentum Hekrafnas 2026 Dijadikan Pemerintah Dorong Produk Kreatif Lokal Tembus Pasar Internasional
Minggu, 25 Okt 2026, 19:02 WIBJAKARTA - Peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 menjadi momentum pemerintah dalam mendorong penguatan kolaborasi dan komersialisasi kekayaan intelektual untuk memperluas akses pasar global bagi produk ekonomi kreatif Indonesia.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, potensi budaya dan talenta kreatif Indonesia perlu diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar internasional. Pengembangan tersebut membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha.
âLewat kolaborasi berkelanjutan, kita transformasikan potensi budaya dan jutaan talenta muda menjadi nilai tambah yang memajukan pelaku ekonomi kreatif daerah serta memperluas akses pasar produk kreatif nasional,â ujar Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (25/10).
Menurut dia, penguatan pasar juga dilakukan melalui program Creative by Indonesia yang mengangkat identitas produk kreatif berbasis kekayaan intelektual Indonesia. Strategi ini dijalankan melalui promosi lintas subsektor, baik secara daring maupun luring, untuk meningkatkan pengenalan merek dan memperluas jangkauan pasar domestik maupun global.
Riefky menekankan pentingnya menghubungkan kreativitas dengan industri, kekayaan intelektual dengan komersialisasi, serta talenta dengan pasar. Dengan pendekatan tersebut, semakin banyak pelaku kreatif lokal diharapkan mampu mengembangkan usahanya di tingkat nasional hingga menembus pasar internasional.
âEsensi Rekacipta Nusantara adalah menghubungkan kreativitas dengan industri, kekayaan intelektual dengan komersialisasi, dan talenta dengan pasar,â katanya.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menambahkan, kolaborasi lintas wilayah diperlukan agar potensi ekonomi kreatif Indonesia dapat berkembang secara lebih luas. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat daya saing pelaku kreatif dari berbagai daerah.
Puncak Hekrafnas yang diselenggarakan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) juga menjadi ruang kolaborasi pemerintah dan pelaku industri. Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan perjuangan bersama untuk mengoptimalkan potensi Indonesia.
Peringatan tahun ini turut diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Gekrafs dan Polri, peluncuran maskot Krafa dan Krafi, pemberian Gekrafs Creative Impact Award, serta penyerahan rekor MURI atas penyelenggaraan Roadshow Ekonomi Kreatif selama 131 hari.
Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga mengajak peserta menyalurkan donasi bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan. Peringatan Hekrafnas 2026 berlangsung di Jakarta, tujuh provinsi di Indonesia, serta 17 negara melalui jejaring Gekrafs.
Melalui penguatan promosi, komersialisasi kekayaan intelektual, dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah berharap semakin banyak karya kreatif Indonesia memperoleh akses pasar yang lebih luas dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa
-
Polda Jabar Rampungkan Berkas Kasus Taufik Hidayat, Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan.
-
Kabar Baik untuk Petani, Proyek Irigasi Daerah Sudah Rampung Lebih dari 80 Persen
-
Gubernur Kalsel Muhidin Instruksikan Fasilitas Kesehatan Layani Korban Kapal Virgo Transport 8.
-
BMKG: Sebagian Besar Kota di Wilayah Indonesia Berawan–Hujan Ringan pada Kamis
-
Perlu Memeriksa Aritmia Sejak Dini untuk hindari Mati Jantung Mendadak
-
Wiranto Kenang Try Sutrisno sebagai Prajurit Sejati dan Negarawan Paripurna
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.