Uniqlo Digandeng Dekrnasda NTB untuk Dongkrak UMKM Lokal Tembus Pasar Global

Jumat, 06 Nov 2026, 05:37 WIB

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat, Hj. Sinta M. Iqbal memperkuat kemitraan dengan merek Uniqlo Indonesia untuk mendorong UMKM lokal berkembang lebih kompetitif dan memperluas akses pemasaran menuju pasar global.

Sinta M. Iqbal mengapresiasi komitmen dan kepercayaan dalam membangun kolaborasi bersama Dekranasda NTB.

Ket. Foto: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Sinta M. Iqbal. — Sumber: ANTARA/Pemprov NTB.

“Kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM, sekaligus membuka ruang bagi produk lokal agar berkembang melalui dukungan pengetahuan, pendampingan, dan akses promosi,” ujarnya melalui keterangan di Mataram, NTB, Kamis (5/11).

Ia menegaskan bahwa pengembangan UMKM tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi. Pelaku usaha harus terus belajar, berinovasi dan terbuka terhadap evaluasi agar mampu memahami kebutuhan konsumen serta meningkatkan kualitas produknya.

“UMKM perlu mendapatkan pencerahan dan pembelajaran secara berkelanjutan. Jangan sampai kita merasa sudah cukup baik dengan apa yang dimiliki, padahal masih banyak yang perlu dipelajari dan dikembangkan. Kita harus terbuka terhadap masukan agar produk semakin berkualitas dan memiliki daya saing,” kata Sinta.

Ia menyoroti pentingnya kesiapan pelaku UMKM dalam menghadapi transformasi digital. Menurut dia, pemasaran melalui media sosial harus diimbangi dengan pengelolaan usaha dan pelayanan konsumen yang responsif. Kecepatan merespons calon pembeli menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan sekaligus menjaga peluang pasar.

“Kalau kita ingin masuk ke dunia digital, kita harus benar-benar siap. Jangan sampai produk sudah dipromosikan, tetapi ketika konsumen menghubungi, tidak segera direspons. Peluang pasar bisa hilang hanya karena pelayanan yang tidak optimal,” tegas pada pelatihan panduan esensial membangun bisnis, dari ide hingga pelanggan yang diikuti pelaku UMKM.

Selain kualitas produk dan pelayanan, ia mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan (trust) dalam membangun kemitraan bisnis. Menurut dia, reputasi merupakan modal utama UMKM untuk menjalin hubungan berkelanjutan dengan konsumen maupun mitra usaha.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada 30 peserta, tetapi menjadi sarana berbagi pengetahuan yang dapat diteruskan kepada pelaku UMKM lainnya di NTB, sehingga manfaat pemberdayaan semakin luas.

Sementara itu, Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranasda NTB, Lale Yaqutunnafis menekankan pentingnya penguatan kualitas, inovasi desain, identitas produk, serta perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dalam pengembangan UMKM.

Menurut dia, produk lokal memiliki nilai kreativitas, budaya, filosofi dan kearifan lokal yang perlu dilindungi sekaligus dikembangkan sebagai keunggulan kompetitif.

Ia juga menekankan pentingnya kurasi produk agar kualitas, desain dan karakter produk mampu memenuhi kebutuhan serta ekspektasi pasar.

Perwakilan Uniqlo Indonesia, Rika mengatakan komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan UMKM melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan usaha.

Sejak 2022, pihaknya menjalankan program kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi NTB melalui dukungan promosi gratis bagi UMKM lokal dengan menghadirkan pojok UMKM di toko yang menampilkan produk-produk dari lingkungan sekitar toko mereka. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.