Bukan Sekadar Pameran, Kutim Expo 2026 Hasilkan Transaksi Rp4,25 Miliar

Minggu, 25 Okt 2026, 16:12 WIB

Sangatta, Kaltim - Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada 12–18 Oktober 2026 mencatatkan perolehan transaksi mencapai Rp4,25 miliar.

"Perolehan transaksi tersebut membuktikan bahwa ajang ini tidak sekadar perayaan, melainkan ruang ekonomi nyata yang menghubungkan pelaku usaha, konsumen, dan dunia usaha," ujar Ketua Panitia Penyelenggara Kuyim Expo Trisno di Sangatta, Minggu (25/10).

Ket. Foto: Gerai di Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) 2026 di Kabupaten Kutai Timur, Kaltim pada 12–18 Oktober. — Sumber: Antara

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Helipad Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, mengusung tema "Kutai Timur Berdaya, tumbuh bersama" ini dirancang khusus untuk membangun jembatan kemitraan berkelanjutan.

"Pameran ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi dibangun sebagai ruang transaksi nyata dan kemitraan berkelanjutan antara pelaku usaha, pemerintah, perbankan, dan masyarakat," ujar Trisno.

Ekspo ini diikuti oleh 231 peserta, terdiri 39 gerai perangkat daerah, 18 gerai kecamatan, tiga instansi vertikal, empat perusahaan pertambangan, perbankan, dan organisasi pendukung. Sebanyak 160 di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

"Keberhasilan Kutai Timur Expo tidak hanya diukur dari banyaknya pengunjung, tetapi dari apa yang berlanjut setelah pameran usai, yaitu transaksi yang terus berjalan, kemitraan yang terwujud, dan pelayanan yang semakin baik," kata Trisno.

Bagi para pelaku UMKM, kehadiran perusahaan besar dan lembaga perbankan membuka peluang yang lebih luas untuk menjajaki kemitraan, akses pembiayaan, dan pendampingan usaha.

Sementara itu, masyarakat dapat langsung menyampaikan aspirasi dan masukan atas layanan publik yang ditampilkan di gerai perangkat daerah.

Selain pameran produk dan layanan, warga dimanjakan dengan beragam aktivitas menarik sepanjang tujuh hari penyelenggaraan, mulai dari stan kuliner khas daerah, pentas seni budaya lokal, parade band, hingga kegiatan kebugaran seperti zumba, yoga, dan lari malam yang diikuti antusiasme tinggi warga.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menilai capaian transaksi tersebut sebagai awal yang baik untuk memperkuat peran UMKM dalam perekonomian daerah ke depan.

"Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh wilayah Kutai Timur," katanya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.