Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

13 Ribu Warga Kaltim Alami ISPA akibat Karhutla, Wagub Kaltim Instruksikan Perkuat Penanganan

📅 Senin, 12 Okt 2026, 17:43 WIB | Oleh:
13 Ribu Warga Kaltim Alami ISPA akibat Karhutla, Wagub Kaltim Instruksikan Perkuat Penanganan Doc: antara foto
Ket. Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan dampak kesehatan masyarakat, menyusul temuan 13.000 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Berdasarkan laporan khusus karhutla periode 27 Juli hingga 15 September 2026, tercatat sekitar 13.000 kasus ISPA di wilayah Kaltim," kata Seno Aji di Samarinda, Senin (12/10).

Di sejumlah wilayah, konsentrasi partikel halus PM2,5 dilaporkan telah mencapai 10 hingga 13 kali lipat dari ambang batas mutu.

Oleh karena itu, ia menilai koordinasi antar-OPD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota perlu diperkuat agar dampak kesehatan dapat ditangani secara taktis hingga tingkat fasilitas kesehatan terkecil.

“Perlu kerja sama yang baik di tingkat OPD, baik provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga kesehatan masyarakat akibat karhutla ini dapat tertangani dengan baik sampai ke tingkat puskesmas,” ujar Seno.

Selain penanganan kesehatan, ia menyoroti pentingnya sinergi dalam penanganan kebakaran di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto.

Dalam rapat sebelumnya di Ibu Kota Nusantara (IKN), koordinasi antara Otorita IKN, Pemprov Kaltim, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi bagian krusial dalam pemadaman di kawasan konservasi tersebut.

Seno berharap Kementerian Kehutanan dapat melakukan pengukuran ulang kawasan Bukit Soeharto untuk memperjelas cakupan wilayah, sehingga pemantauan dan penanganan kawasan yang berada dalam kewenangan Otorita IKN dapat berjalan lebih optimal.

Selain karhutla, dampak musim kemarau panjang juga menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim. Berdasarkan data pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, terdapat 33 titik sungai di 10 kabupaten/kota yang saat ini mengalami kekeringan.

Menurut Seno, kondisi tersebut membutuhkan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan masyarakat, khususnya di wilayah hulu Sungai Mahakam, mendapatkan pasokan air bersih dan bantuan logistik yang memadai.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan agar perubahan musim menuju periode penghujan diantisipasi sejak dini karena potensi bencana banjir mengintai sejumlah wilayah di Kaltim.

“Koordinasi harus terus kita lakukan. Ketika mendekati musim hujan, ancaman bencana banjir juga akan ada di Kalimantan Timur. Ini memerlukan komunikasi aktif antara pemerintah provinsi dan Forkopimda,” jelasnya.

Melalui koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan, Pemprov Kaltim berharap penanganan karhutla, dampak kekeringan, serta kesiapsiagaan menghadapi banjir dapat dilakukan secara terpadu demi melindungi keselamatan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

KPK Periksa Mantan Direktur Keuangan Bank BJB

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KPK Periksa Mantan Direktur...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.