Bali Mulai Kembangkan Transportasi Publik Berbasis Listrik, Hyundai Sediakan 11 Bus

Minggu, 25 Okt 2026, 16:20 WIB

BALI — Hyundai Motor Company menyerahkan 11 unit bus listrik untuk mendukung pengembangan transportasi publik berbasis listrik di Bali. Armada tersebut merupakan bagian dari proyek Bali E-Mobility yang dijalankan melalui kerja sama dengan karoseri lokal Laksana dan Global Green Growth Institute (GGGI).

Penyerahan bus dilakukan pada 22 Oktober 2026 dalam acara peluncuran bus listrik dan stasiun pengisian daya untuk proyek Bali E-Mobility. Program yang diinisiasi Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan (MCEE) bersama GGGI ini ditujukan untuk mendukung transisi menuju transportasi yang lebih rendah emisi di Bali.

Ket. Foto: Acara penyerahan 11 bus listrik dan stasiun pengisian daya untuk proyek Bali E-Mobility yang dilakukan di Denpasar pada Kamis (22/10/2026). Program yang diinisiasi Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan (MCEE) bersama GGGI ini ditujukan untuk mendukung transisi menuju transportasi yang lebih rendah emisi di Bali. — Sumber: Hyundai Motor Company

Dalam kolaborasi tersebut, Hyundai Motor menyediakan platform kendaraan listrik, sedangkan Laksana mengembangkan dan memproduksi karoseri bus. Sebanyak 11 unit Hyundai County EV berukuran delapan meter disiapkan untuk mendukung operasional transportasi publik di Pulau Dewata.

Program ini merupakan bagian dari kerja sama pemerintah Indonesia dan Korea Selatan untuk mendorong transformasi sistem transportasi Bali menuju mobilitas berbasis listrik. Kerja sama tersebut sebelumnya dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada 2025.

GGGI memulai proses pengadaan bus listrik pada semester kedua 2025 dan menunjuk Hyundai Motor sebagai penyedia kendaraan. Pemilihan tersebut mempertimbangkan kualitas kendaraan listrik, dukungan layanan purnajual, serta pengalaman Hyundai dalam proyek transportasi yang didukung melalui skema bantuan pembangunan resmi atau Official Development Assistance (ODA).

Senior Vice President sekaligus Head of Global Commercial Vehicle and Light Commercial Vehicle Business Division Hyundai Motor Company, Chul Youn Park, mengatakan penyediaan armada ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pengembangan sistem transportasi berkelanjutan di Bali.

“Kami bangga dapat berkontribusi dalam mendukung transisi sistem transportasi yang lebih berkelanjutan di Bali melalui penyediaan bus listrik. Hyundai berencana memperluas bisnis kendaraan niaga listrik di berbagai kota di Indonesia serta mengembangkan peluang usaha di kawasan Asia-Pasifik,” ujar Park dalam keterangan tertulis pada Jumat (23/10/2026).

Spesifikasi Hyundai County EV dan Layanan Pemantauan

Hyundai County EV yang digunakan dalam proyek ini merupakan bus listrik berukuran sedang dengan kapasitas 20 penumpang. Kendaraan tersebut dilengkapi baterai berkapasitas 128 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 200 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.

Selain menyediakan kendaraan, Hyundai Motor akan menjalankan program pemantauan kualitas bus listrik di lapangan atau EV Bus Field Quality Assurance Program. Program ini mencakup pembentukan pusat pemantauan kualitas kendaraan untuk mengawasi kondisi armada dan kinerja operasional sejak mulai digunakan.

Pemantauan tersebut ditujukan untuk memastikan kualitas kendaraan tetap terjaga dan operasional bus berjalan optimal. Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan Hyundai terhadap penerapan teknologi kendaraan listrik dalam layanan transportasi publik di Indonesia.

Mendukung Pariwisata dan Keberlanjutan Lingkungan

Sebelum proyek di Bali, Hyundai Motor telah menyediakan bus County EV untuk layanan transportasi publik di Surabaya pada November 2024. Penyerahan armada di Bali memperluas keterlibatan perusahaan dalam pengembangan kendaraan niaga listrik di Indonesia.

Penerapan bus listrik di Bali diharapkan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus mendukung upaya penanganan perubahan iklim. Inisiatif ini juga ditujukan untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata internasional melalui pengembangan transportasi yang lebih berkelanjutan.

Ke depan, Hyundai Motor menargetkan perluasan bisnis kendaraan listrik di Indonesia, termasuk di Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Medan. Perusahaan juga berupaya memperkuat daya saing di pasar Asia-Pasifik melalui pengembangan produk kendaraan niaga listrik serta peningkatan dukungan layanan purnajual.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.