• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Aion UT Pertahankan Posisi...

Aion UT Pertahankan Posisi Teratas di Segmen Hatchback Listrik

Rabu, 21 Okt 2026, 19:35 WIB

JAKARTA — GAC Indonesia mencatat penjualan wholesales sebanyak 2.010 unit untuk mobil listrik Aion UT sepanjang Januari hingga September 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), model ini juga mempertahankan posisi sebagai kendaraan dengan penjualan wholesales terbanyak di segmen medium hatchback kendaraan listrik selama enam bulan berturut-turut.

Pencapaian tersebut memperkuat posisi Aion UT di tengah persaingan pasar mobil listrik Indonesia yang semakin beragam. Konsumen kini mempertimbangkan sejumlah aspek sebelum memilih kendaraan listrik, mulai dari desain, jarak tempuh, fitur keselamatan, hingga kenyamanan dan kepraktisan untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Ket. Foto: Tampilan Aion UT. Mobil kategori medium hatchback ini mencatat penjualan wholesales sebanyak 2.010 unit hingga September 2026 dan mempertahankan posisi teratas di segmen medium hatchback listrik. — Sumber: GAC Indonesia

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan pencapaian penjualan Aion UT menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan kendaraan listrik yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

“Bagi kami, pencapaian Aion UT hingga September 2026 merupakan dorongan untuk terus menghadirkan kendaraan listrik yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Kami percaya bahwa pilihan kendaraan yang tepat tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga bagaimana desain, kenyamanan, keselamatan, dan kemudahan penggunaannya dapat memberikan nilai dalam keseharian,” ujar Andry dalam keterangannya pada Rabu (21/10/2026).

Aion UT dipasarkan dalam beberapa pilihan, yakni Standard, Urban, dan Premium. Ketiga varian tersebut menawarkan kombinasi desain modern, kabin yang dirancang untuk menunjang kenyamanan, serta performa motor listrik yang ditujukan untuk mendukung aktivitas perkotaan maupun perjalanan bersama keluarga.

Varian Standard menggunakan baterai berkapasitas 44,12 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 kilometer. Sementara itu, varian Premium dibekali baterai 60 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer berdasarkan standar New European Driving Cycle (NEDC). Kedua varian mengandalkan motor listrik dengan tenaga 150 kW dan torsi 210 Nm.

Untuk konsumen yang mengutamakan kemudahan penggunaan, GAC Indonesia menghadirkan Aion UT Urban. Varian ini dilengkapi kursi pengemudi dengan pengaturan elektrik, power tailgate, serta jok dan setir berlapis kulit sintetis. Fitur tersebut ditujukan untuk menunjang kenyamanan selama berkendara maupun ketika pengguna membawa barang untuk berbagai kebutuhan.

Dari sisi keselamatan, Aion UT menggunakan struktur bodi dengan kandungan hingga 71 persen baja berkekuatan tinggi (high-strength steel). Mobil ini juga dilengkapi enam airbag serta sejumlah fitur keselamatan aktif dan bantuan pengemudi, antara lain Autonomous Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), Lane Departure Warning (LDW), Blind Spot Detection (BSD), dan Door Open Warning (DOW). Fitur-fitur tersebut dirancang untuk membantu pengemudi mengantisipasi potensi risiko selama perjalanan.

Dukungan terhadap pengalaman kepemilikan juga mencakup program garansi seumur hidup (lifetime warranty) untuk baterai tegangan tinggi (high-voltage battery) dan Integrated Electric Drive Motor Assembly. Program ini berlaku sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan GAC Indonesia.

Pada aspek pengisian daya, Aion UT Premium mendukung teknologi DC fast charging dengan daya hingga 87 kW. Menurut GAC Indonesia, model ini juga telah memperoleh CCTA Global Charging Compatibility Proficiency Test berstandar Eropa serta TÜV SÜD New Energy Vehicle Charging Compatibility Function Certification. Sertifikasi tersebut berkaitan dengan kompatibilitas pengisian daya kendaraan listrik.

Di Indonesia, Aion UT dipasarkan dengan harga on the road (OTR) Jakarta Rp345 juta untuk varian Standard, Rp363 juta untuk Aion UT Urban, dan Rp395 juta untuk varian Premium.

GAC Indonesia menyatakan akan melanjutkan pengembangan produk, teknologi, dan layanan purnajual untuk memperkuat pengalaman kepemilikan kendaraan listrik. Perusahaan berharap pilihan varian yang tersedia dapat menjangkau konsumen dengan kebutuhan mobilitas dan preferensi yang berbeda.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.