Pasien Terlalu Padat, Pemerintah Kabupaten Lamongan Buka Puskesmas Baru
Sabtu, 24 Okt 2026, 22:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, membuka Puskesmas Kusuma Bangsa untuk mengatasi kepadatan pasien di Puskesmas Veteran, yang selama ini melayani sekitar 84 ribu penduduk di wilayah perkotaan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan kehadiran fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut diharapkan dapat mengurangi antrean pasien rawat jalan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Alhamdulillah, hari ini kita membuka dan meresmikan Puskesmas Kusuma Bangsa yang sudah dinantikan masyarakat. Dengan jumlah penduduk sekitar 84 ribu jiwa, antrean di Puskesmas Veteran sudah sangat padat,” katanya di Lamongan, Sabtu(24/10).
Ia menjelaskan Puskesmas Kusuma Bangsa memanfaatkan bangunan bekas Rumah Sakit Covid-19 di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Tumenggungan.
Pemanfaatan aset daerah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah setempat untuk mendukung peningkatan pelayanan publik.
Menurut dia, pengembangan fasilitas kesehatan dilakukan secara bertahap, mulai dari peningkatan kualitas puskesmas hingga kelengkapan sarana rumah sakit dan ketersediaan dokter spesialis.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Lamongan menunjukkan Indeks Kesehatan Lamongan sebesar 0,843 pada 2024, menggunakan skala 0–1.
Selain itu, data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan mencapai 76,9.Sementara program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga 15 Oktober 2026 telah menjangkau 692.983 orang.
Pada 2026, Kabupaten Lamongan telah memiliki 32 puskesmas dan empat rumah sakit umum daerah (RSUD) sebagai bagian dari jaringan pelayanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Mochammad Chaidir Annas, mengatakan satu puskesmas idealnya melayani sekitar 30 ribu penduduk sehingga keberadaan fasilitas baru diperlukan untuk mendukung pemerataan pelayanan kesehatan di wilayah kota.
Ia menuturkan pengembangan puskesmas tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat.
"Pengerjaan fisik bangunan telah rampung pada awal Agustus 2026, disertai persiapan sumber daya manusia untuk mendukung operasional pelayanan," katanya.
Sebagai informasi, Puskesmas Kusuma Bangsa direncanakan melayani kebutuhan kesehatan tingkat pertama di dua kelurahan yakni Tumenggungan dan Sukorejo, serta delapan desa, meliputi Karanglangit, Plosowahyu, Kebet, Pangkatrejo, Tanjung, Made, Sendangrejo, dan Sumberjo, dengan total sekitar 42.146 penduduk.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!