Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imbas Antrean SPBU Mengular, Pertamina Guyur 300 Ribu Liter Pertalite di Kupang

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 17:04 WIB | Oleh:
Imbas Antrean SPBU Mengular, Pertamina Guyur 300 Ribu Liter Pertalite di Kupang Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Tangkapan layar Sales Branch Manager (SBM) Wilayah Kupang Ali Uraidy dan Sales Area Manager Pertamina NTT, Mahdi Syafar saat melaporkan kondisi BBM di NTT kepada Gubernur NTT di Kupang.

KUPANG - PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite hingga 50 persen dari konsumsi rata-rata Pertalite harian sebesar 200 hingga 220 kiloliter (KL). 

Sales Branch Manager (SBM) Wilayah Kupang Ali Uraidy secara daring di Kupang, mengatakan pasokan Pertalite ditambah karena banyaknya permintaan dari pengguna Pertalite.

"Biasanya untuk Kota Kupang konsumsi rata-rata harian itu 200 KL tetapi kemarin hari Senin kita tambahkan jadi 300 KL untuk penuhi kebutuhan masyarakat," katanya, Selasa (13/10).

Hal ini disampaikannya saat zoom Bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena, Kadis ESDM NTT, serta sejumlah pimpinan daerah di NTT terkait distribusi BBM ke NTT yang sempat terkendala akibat terlambat masuknya kapal pengangkut BBM.

Dia mengatakan saat di sejumlah SPBU di Kota Kupang masih terjadi antrean, namun hal itu hanya sementara karena pasokan masih terus bertambah.

Ali juga mengatakan kondisi yang terjadi beberapa hari ini di sejumlah daerah di NTT terkait kesulitan warga mendapatkan Pertalite ujar dia.

Sales Area Manager Pertamina NTT, Mahdi Syafar, menjelaskan bahwa antrean yang terjadi pada akhir pekan dipicu keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM.

Kapal yang semula dijadwalkan tiba pada Jumat (9/10) baru sampai di Terminal BBM Tenau pada Sabtu (10/10) sore. Keterlambatan tersebut terjadi karena antrean di Kilang Balikpapan.

"Kapal itu membawa sekitar 6.500 kiloliter atau 6,5 juta liter Pertalite," ujar dia.

Setelah kapal tiba, Pertamina langsung mempercepat normalisasi penyaluran. Bahkan, distribusi tetap dioptimalkan pada Minggu, yang biasanya menjadi hari libur operasional depot, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pada Senin, penyaluran Pertalite di Kota Kupang dimaksimalkan hingga sekitar 312.000 liter yang didistribusikan ke sekitar 15 SPBU, mulai dari wilayah Oebufu hingga Oesapa.

Dia menambahkan masyarakat tidak perlu panik karena stok di Terminal BBM Tenau saat ini mencukupi. Walaupun demikian stok yang ada bersifat dinamis.

Karena itu, pemantauan persediaan dan koordinasi dengan kapal pengangkut berikutnya terus dilakukan agar distribusi ke berbagai daerah tetap terjaga.

Masyarakat juga diimbau tidak membeli BBM secara berlebihan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak menambah antrean dan mengganggu kelancaran pelayanan di SPBU.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

FFI 2026 Umumkan Daftar Nominasi Piala Citra

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
FFI 2026 Umumkan Daftar Nom...
Advertisement
Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.