Karnaval Budaya Irau Malinau Memperkuat Persatuan Masyarakat di Perbatasan

Sabtu, 24 Okt 2026, 23:15 WIB

Malinau, Kaltara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Kalimantan Utara, menggelar Karnaval Budaya dalam rangka Irau Malinau Ke-12 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-27 Kabupaten Malinau sebagai upaya memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia di perbatasan.

“Karnaval budaya tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat persatuan dan menunjukkan kekayaan budaya masyarakat Malinau,” ujar Bupati Malinau Wempi W Mawa di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu.

Ket. Foto: Dari berbagai etnis dan paguyuban nusantara mengikuti Karnaval Budaya dalam rangka HUT Ke-27 Kabupaten Malinau dan Irau Malinau Ke-12 Tahun 2026, Malinau, Kalimantan Utara, Sabtu (24/10/2026). — Sumber: Antara

Wempi menyebutkan, karnaval budaya tersebut melibatkan berbagai kalangan, mulai dari para pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga 15 paguyuban Nusantara dan 11 etnis asli Kabupaten Malinau.

Jumlah peserta, lanjutnya, yang semula ditargetkan hanya sekitar 12.000 orang, ternyata meningkat signifikan saat kegiatan berlangsung dengan warga yang hadir mencapai lebih dari 25.000 orang.

“Budaya adalah kita, kita adalah budaya. Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua yang terlibat aktif dalam persiapan dan kegiatan pawai budaya pada hari ini,” ucap Wempi.

Bupati Wempi juga menegaskan bahwa keikutsertaan masyarakat dalam kegiatan tersebut merupakan wujud kecintaan terhadap budaya yang tumbuh dan hidup di Kabupaten Malinau.

“Ini adalah bentuk kecintaan kita terhadap budaya dan kita telah menunjukkan bagaimana indahnya persatuan, bagaimana merajut perbedaan menjadi sebuah kekuatan. Itulah Indonesia,” katanya.

Oleh karena itu, Bupati Malinau mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya, sekaligus memelihara persatuan dan kesatuan di Bumi Intimung.

“Mari kita wujudkan pembangunan Malinau yang semakin baik, semakin maju, untuk seluruh masyarakat yang ada di Bumi Intimung yang kita cintai ini,” ujarnya.

Karnaval budaya ini dilepas oleh Wakil Bupati Malinau Jakaria di Stadion Utama Kabupaten Malinau untuk melanjutkan perjalanan menuju garis finis di Panggung Budaya Padan Liu' Burung.

Meski hujan turun di tengah perjalanan, para peserta tetap antusias menampilkan keberagaman budaya dengan pakaian adat masing-masing penuh semangat dan kekompakan.

Setibanya di garis finis, rombongan disambut langsung oleh Bupati Malinau Wempi W Mawa bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta pejabat pemerintah daerah dan tamu undangan lainnya.

Melihat para peserta tetap bersemangat meski kehujanan, Bupati Malinau bersama para pejabat dan tamu undangan turut turun berada di tengah guyuran hujan menyambut peserta karnaval.

  • Karnaval Budaya

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.