Menko PMK Tegaskan Pendidikan Harus Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja
Kamis, 22 Okt 2026, 12:27 WIBJAKARTA â Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, menegaskan pendidikan harus selaras dengan kebutuhan dunia kerja untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, keselarasan pendidikan dan lapangan kerja dapat mempercepat pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sugiono menilai pendidikan harus menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja, bukan sekadar memperoleh ijazah akademik. Menurut dia, bekal keterampilan tersebut penting agar peserta didik mampu memperoleh pekerjaan layak dan mandiri secara ekonomi.
âPendidikan ini harus menyesuaikan dengan kebutuhan. Karena kalau misalnya pendidikan tidak disesuaikan dengan kebutuhan pasar atau kebutuhan lapangan kerja, yang terjadi orang sekolah hanya sekadar untuk menggenapi syarat dapat ijazah,â kata Sugiono dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (22/10).
Sugiono menegaskan pendidikan harus memperluas akses masyarakat terhadap pekerjaan layak sekaligus mendorong kemandirian ekonomi melalui peningkatan keterampilan. Menurutnya, pendidikan yang tepat dapat membantu masyarakat mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kesejahteraan hidup secara berkelanjutan.
âKami ingin pendidikan membekali masyarakat agar mampu memperoleh pekerjaan layak dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Dengan begitu, mereka dapat mengembangkan potensi diri dan menjadi masyarakat yang berdaya,â ucap Sugiono.
Kemenko PMK dan Kemenko PM memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam mendukung program prioritas Presiden. Sinergi kedua kementerian diperlukan untuk memperkuat pembangunan manusia dan pemberdayaan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
âDua kementerian koordinator ini sejatinya bergerak dalam satu tarikan napas untuk mendukung pembangunan manusia dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi keduanya penting untuk menyelaraskan program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,â ucap Sugiono.
Sugiono menekankan, sinergi kedua kementerian penting untuk menyelaraskan program pembangunan manusia dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan meningkatkan kualitas SDM serta memperluas kesempatan kerja dan ekonomi bagi masyarakat.
âProgram pendidikan dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi perlu disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Langkah ini penting agar peserta didik memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja,â ujar Sugiono.
Pemerintah memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pekerjaan layak. Sugiono menegaskan, penguatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat menjadi strategi mempercepat pengentasan kemiskinan, menghapus kelaparan, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?
-
JF3 Food Festival 2026 Hadirkan Ribuan Menu Nusantara Selama 45 Hari
-
Atraksi Budaya Liong dan Barongsai Hibur Masyarakat Bogor
-
Cara Ubah Desil DTSEN di Aplikasi Cek Bansos 2026 Pakai HP, Ini Syarat & Langkah-langkahnya!
-
Percepat Pembangunan Wilayah Kepulauan, Pemerintah NTB Usul Pelimpahan Izin Kelola Pulau-pulau Kecil ke Daerah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.