Kementan Salurkan Bantuan Obat untuk Ternak Terdampak Bencana di Sumatra

Kamis, 22 Okt 2026, 10:16 WIB

JAKARTA - Bencana yang melanda Sumatera tak hanya merendam rumah warga, tapi juga mengancam sumber penghidupan peternak. Merespon itu, Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak menyalurkan bantuan obat hewan untuk ratusan ribu ternak di tiga provinsi terdampak.

Melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan mengalokasikan 249.917 dosis obat hewan untuk 27 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ket. Foto: Melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan 249.917 dosis obat hewan untuk 27 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat — Sumber: Antara

Rinciannya, 128.552 dosis untuk Aceh, 77.024 dosis untuk Sumatera Utara, dan 44.341 dosis untuk Sumatera Barat. Bantuan mencakup vitamin, obat cacing, disinfektan kandang, obat penurun demam, dan premiks pakan tambahan.

Direktur Kesehatan Hewan Kementan, Hendra Wibawa, mengatakan bantuan ini vital untuk menjaga keberlangsungan usaha peternak pascabencana.

"Bagi peternak, ternak bukan sekadar hewan peliharaan, tetapi juga sumber penghidupan keluarga. Yang ingin kita jaga bukan hanya kesehatan ternak, tetapi juga keberlangsungan usaha peternak," ujar Hendra di Jakarta, Rabu (21/10).

Penyaluran dilakukan berjenjang melalui dinas peternakan daerah untuk diteruskan ke kelompok peternak, dengan pendampingan penyuluh dan petugas kesehatan hewan agar penggunaan sesuai petunjuk.

"Pemulihan peternakan pascabencana membutuhkan gotong royong. Pemerintah pusat, daerah, penyuluh, dan petugas kesehatan hewan perlu bekerja bersama," kata Hendra.

Distribusi di lapangan sudah mulai berjalan. Di Aceh Tamiang, bantuan diserahkan secara simbolis pada 15 Oktober 2026 di Desa Lueng Manyo oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail kepada kelompok tani.

Pada hari yang sama, bantuan untuk Kabupaten Langkat, Sumut, diserahterimakan di Stabat dan mulai disalurkan ke kelompok pada 19 Oktober 2026.

Sementara di Sumatera Barat, penyerahan dilakukan di Pasaman Barat pada 15 Oktober dan Agam pada 16 Oktober 2026, lengkap dengan leaflet panduan penggunaan obat.

Hendra berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan maksimal untuk membantu peternak bangkit dan kembali merawat ternaknya di masa pemulihan.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.