Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AI Bukan Sekadar Teknologi, tetapi Kunci Lompatan Ekonomi

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 18:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
AI Bukan Sekadar Teknologi, tetapi Kunci Lompatan Ekonomi Doc: ANTARA/ HO-Indosat
Ket. Ilustrasi-Penerapan teknologi kecerdasan artifisial (AI) di jaringan Indosat melalui fitur Anti-Spam dan Anti-Scam telah melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan per bulan dari potensi penipuan digital.

DENPASAR – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) bersama ekonomi digital merupakan mesin pertumbuhan baru untuk mencapai target pembangunan nasional.

"Ekonomi digital dan kecerdasan buatan adalah mesin-mesin pertumbuhan baru tersebut," ucap Menko Perekonomian secara daring dalam AI Impact Summit: Sovereign AI for Indonesia 2045 di Bali Tech Week Denpasar, Bali, Rabu (21/10).

Ia terlebih dahulu memaparkan bahwa di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia tetap tangguh dengan pertumbuhan 5,29 persen pada kuartal kedua dan 5,45 persen pada semester pertama 2026.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027 dan melompat hingga 8 persen pada 2029.

Untuk itu, pencapaian target tersebut memerlukan sumber pertumbuhan baru yang bertumpu pada pilar investasi, produktivitas, serta penguasaan teknologi.

Goldman Sachs memproyeksikan investasi AI global melampaui 1 triliun dolar AS pada 2026, sementara ekonomi digital Indonesia mencapai 100–140 miliar dolar AS tahun ini.

Skala ekonomi AI nasional bahkan diproyeksikan melonjak hingga menyentuh kisaran 360 sampai 400 miliar dolar AS pada 2030.

Menko Perekonomian memandang Indonesia tidak memerlukan pendekatan top-down, melainkan eksekusi strategi yang berdampak nyata bagi sektor riil dan masyarakat luas.

"Dan AI harus menjadi katalis bagi produktivitas, daya saing industri, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta penciptaan lapangan kerja bernilai tinggi dan pelayanan publik yang lebih baik," ujarnya.

Kebijakan pemerintah kemudian diarahkan untuk mendemokratisasi teknologi, meningkatkan produktivitas akar rumput, sekaligus melindungi hak-hak ekonomi warga negara.

"Kedaulatan AI bukan berarti menutup diri, kedaulatan AI berarti memperkuat talenta, data, infrastruktur, dan teknologi kita, sekaligus tetap terbuka terhadap investasi, inovasi, dan kemitraan," kata Airlangga.

Pemerintah sendiri mengapresiasi kemajuan kedaulatan teknologi melalui peluncuran AI.ID, agen AI Korika Claw, serta Korika Token dalam AI Impact Summit 2026 sebagai langkah mempercepat adopsi dan menarik investasi.

Empat prioritas utama telah disiapkan untuk mengawal transformasi ini, dimulai dari penguatan infrastruktur digital dan ketahanan energi nasional.

Menko Airlangga menjabarkan kapasitas pusat data nasional saat ini berada di kisaran 0,25–0,58 GW, di mana konsumsi listrik global diproyeksikan naik dari 485 TWh ke 950 TWh pada 2030.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Strava Catat 33 Persen Akti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.