Kerusuhan di Prancis Berimbas ke Sepak Bola, Toko Resmi Klub Marseille Dijarah

Selasa, 20 Okt 2026, 00:02 WIB

MARSEILLE — Klub Ligue 1, Olympique de Marseille, mengecam keras aksi penjarahan yang menyasar toko resmi mereka di La Canebière, jalan utama bersejarah di Kota Marseille, di tengah gelombang kerusuhan yang melanda Prancis sepanjang akhir pekan.

Prancis mengalami salah satu gelombang kerusuhan terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Ribuan orang ditangkap, sementara sejumlah toko dijarah atau dirusak dalam aksi protes yang dipicu tingginya harga kebutuhan hidup dan memburuknya layanan publik.

Ket. Foto: Kondisi toko resmi Marseille di La Canebière setelah insiden. — Sumber: Istimewa

Pada hari Senin (19/10), otoritas Marseille memberlakukan larangan berkumpul dan menggelar demonstrasi di seluruh kota menyusul aksi kekerasan dan penjarahan. Kebijakan tersebut berlaku mulai tengah hari hingga pukul 20.00 waktu setempat.

Dalam pernyataan resminya, Marseille mengecam keras tindakan kekerasan yang menimpa toko mereka sekaligus menyampaikan solidaritas kepada Puma, mitra klub yang mengoperasikan gerai tersebut.

“Olympique de Marseille mengutuk sekeras-kerasnya aksi kekerasan dan penjarahan yang menyasar toko resmi kami di La Canebière. Kami juga menyampaikan solidaritas kepada mitra kami, Puma, yang mengoperasikan toko tersebut,” demikian pernyataan klub.

Marseille menyebut insiden itu menyebabkan kerusakan material yang cukup besar sehingga memaksa klub menutup sementara toko tersebut untuk umum.

Meski demikian, para penggemar masih dapat mengunjungi toko resmi Marseille lainnya yang berada di kota tersebut. Klub berjanji akan memberikan informasi terbaru kepada suporter begitu situasi memungkinkan toko yang terdampak kembali beroperasi.

“Peristiwa ini telah menyebabkan kerusakan material yang signifikan, sehingga klub terpaksa menutup sementara toko tersebut untuk umum. Namun, para penggemar tetap dapat mengunjungi toko resmi OM lainnya di Marseille. Klub akan menginformasikan kepada para penggemar segera setelah kondisi memungkinkan toko tersebut dibuka kembali,” lanjut pernyataan itu.

Di lapangan, Marseille menempati peringkat kesembilan klasemen Ligue 1 setelah menjalani tujuh pertandingan. Mereka dijadwalkan kembali bertanding pada Kamis dengan menghadapi klub Austria, Sturm Graz, dalam lanjutan Liga Europa.

  • Olympique Marseille
  • Kerusuhan Prancis

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.