Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dampak Musim Hujan Mundur, BPBD Bali Salurkan Air Bersih ke Masyarakat

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 13:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Musim Hujan Mundur, BPBD Bali Salurkan Air Bersih ke Masyarakat Doc: ANTARA
Ket. Kalaksa BPBD Bali Gede Teja Bhusana saat diwawancara soal penyaluran air bersih di tengah mundurnya musim hujan, Denpasar, Selasa (20/10/2026).

DENPASAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali menyalurkan bantuan air bersih untuk mengatasi krisis air dampak fenomena mundurnya awal musim hujan.

"Untuk mengatasi ancaman krisis air bersih di masyarakat, kami bersama PMI dan Dinas PUPRKIM telah menyalurkan bantuan air bersih dengan total volume mencapai 177.500 liter ke sejumlah kabupaten," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bali Gede Teja Bhusana di Denpasar, Selasa (20/10).

Ia menyampaikan bahwa awal musim hujan di Provinsi Bali mengalami penundaan hingga awal November akibat dampak fenomena El Nino.

Jika tahun sebelumnya pada Oktober sudah musim hujan, maka tahun ini pada November Bali baru memasuki musim hujan, itu pun secara bertahap.

Mundurnya musim hujan tersebut memicu peningkatan frekuensi bencana kekeringan, krisis air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai wilayah.

"Oh, sering, setiap hari," ujarnya saat dikonfirmasi mengenai laporan harian kekeringan dan kebakaran hutan selama musim kemarau.

Berdasarkan Laporan Situasi Mingguan BPBD Bali periode 12 hingga 18 Oktober 2026, tercatat sebanyak 16 kejadian bencana melanda Pulau Dewata.

Insiden tersebut didominasi oleh 10 peristiwa kebakaran hutan dan lahan, empat kebakaran gedung dan pemukiman, serta dua kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang.

Kabupaten Karangasem mencatatkan angka kejadian bencana tertinggi sebanyak enam kejadian, disusul Kabupaten Buleleng dengan empat kejadian, dan Kabupaten Jembrana dua kejadian.

Sementara, Kabupaten Badung, Tabanan, Klungkung, serta Kota Denpasar masing-masing mencatatkan satu kejadian bencana dalam periode laporan mingguan tersebut.

Menurut dia, pasokan air bersih sebanyak 177.500 liter sendiri didistribusikan secara bertahap ke Kabupaten Tabanan sebanyak 62.500 liter dan Buleleng sebesar 56.000 liter.

Selain itu, bantuan air bersih juga disalurkan ke Kabupaten Klungkung sebesar 30.000 liter, Jembrana sebanyak 24.000 liter, dan Karangasem sebanyak 5.000 liter.

Meskipun ancaman kekeringan dan karhutla masih berpotensi terjadi hingga November, BPBD Bali memastikan situasi kebencanaan secara umum tetap terkendali tanpa korban jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.