Paus Leo XIV Muncul Lagi Pascaoperasi Kanker Paru-Paru

Senin, 19 Okt 2026, 06:57 WIB

KOTA VATIKAN - Paus Leo XIV menyampaikan pidato di hadapan ribuan orang di Lapangan Santo Petrus pada Minggu (18/10), sambil tersenyum dan mengatakan bahwa ia akan kembali bekerja “secara bertahap” dalam penampilan publik besar pertamanya sejak menjalani operasi kanker paru-paru.

Paus berusia 71 tahun itu menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-paru kanannya pada Selasa (13/10) di Rumah Sakit Gemelli, Roma, dan telah dipulangkan pada Sabtu (17/10).

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Andreas Solaro/Getty Images

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendoakan saya selama beberapa hari ini,” kata pemimpin 1,4 miliar umat Katolik di dunia itu kepada umat yang berkumpul.

“Setelah melewati fase kritis ini, seperti yang Anda ketahui, saya sekarang akan secara bertahap kembali menjalankan aktivitas saya,” kata Paus, yang tampak sehat dan berbicara dengan lancar.

Teriakan “Viva il papa!” (Hidup Paus!) bergema di seluruh alun-alun saat Paus muncul di jendela Istana Apostolik untuk doa Angelus dan pidato rutinnya.

Setelah operasi tersebut, muncul keraguan mengenai rencana perjalanan Paus yang dijadwalkan pada 6–17 November ke Uruguay, Argentina dan Peru, tempat Paus Leo menghabiskan dua dekade sebagai misionaris.

Namun, dokter bedahnya, Stefano Margaritora, mengatakan kepada Vatican News bahwa ia yakin “tidak ada alasan klinis mengapa perjalanan tersebut tidak boleh dilanjutkan”.

Kepulangan Paus pada Sabtu (17/10) mengakhiri hari-hari ketidakpastian yang mengguncang Vatikan dan umat Katolik di seluruh dunia, kurang dari dua tahun sejak Paus kelahiran Chicago itu menjabat.

Margaritora mengatakan bahwa Paus Leo berada dalam “kondisi klinis yang sangat memuaskan,” dan memperkirakan dibutuhkan sepuluh hari lagi sebelum Paus pulih sepenuhnya.

Margaritora mengatakan kepada Vatican News bahwa tumor Paus Leo ditemukan secara kebetulan, saat menjalani rontgen perut rutin yang menangkap adanya “bintik kecil” di pangkal paru-paru kanannya.

Meskipun menyebut operasi paru-paru tersebut sebagai “prosedur rutin”, ia memuji komitmen Paus terhadap proses pemulihannya, dengan mengatakan bahwa Paus “benar-benar mencurahkan segenap hati dan jiwanya, layaknya pasien yang paling termotivasi”.

“Tekadnya untuk mencapai pemulihan yang sangat cepat dan sangat efektif dari segala sudut pandang sungguh patut dipuji,” kata Margaritora.

Hasil tes untuk menentukan apakah kanker tersebut telah menyebar masih menunggu.

Paus Leo telah kembali melakukan beberapa tugas, termasuk menelepon Presiden Russia Vladimir Putin pada Jumat (16/10) untuk mendesak gencatan senjata di kota Oleshky, Ukraina, yang diduduki Russia. AFP

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.