Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Dukung WITF 2026 Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

📅 Senin, 19 Okt 2026, 09:45 WIB | Oleh:

Indonesia memiliki beragam potensi unggulan yang dapat menjawab kebutuhan tersebut, mulai dari wisata alam, budaya, kebugaran (wellness tourism), gastronomi, hingga wisata bahari.

Keragaman produk tersebut menjadi modal penting untuk menjangkau segmen wisatawan yang lebih luas sekaligus meningkatkan nilai tambah dari setiap kunjungan.

"Di sinilah WITF memegang peranan penting. WITF lebih dari sekadar platform promosi pariwisata. Melalui business matching, para pelaku bisnis pariwisata dapat berinteraksi langsung dengan buyer, memahami preferensi pasar, mengidentifikasi produk yang sedang diminati, dan menjajaki peluang kerja sama yang konkret," kata Menpar.

Melalui pertemuan bisnis yang terarah, pelaku industri pariwisata Indonesia diharapkan dapat memperluas jaringan distribusi, membangun kemitraan dengan mitra potensial, serta menyesuaikan penawaran produk dengan kebutuhan wisatawan dari berbagai negara.

Menpar berharap WITF terus berkembang menjadi salah satu platform strategis yang menghubungkan industri pariwisata Indonesia dengan pasar domestik dan internasional, sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing destinasi serta produk wisata nasional.

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan pariwisata tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan jumlah kunjungan, tetapi juga dari kualitas pengalaman wisatawan dan besarnya manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.

"Tujuan kita bukanlah sekadar mendatangkan lebih banyak turis ke Indonesia, melainkan memadukan penawaran pariwisata Indonesia dengan pasar yang tepat, memberikan pengalaman pariwisata yang lebih baik, serta meningkatkan nilai ekonomi yang dihasilkan dari setiap kunjungan. Dan yang terpenting, kita ingin nilai tersebut menjangkau lebih banyak orang, mulai dari pelaku usaha pariwisata, UMKM, pekerja, hingga masyarakat di seluruh Indonesia," kata Menpar Widiyanti.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menjelaskan Kemenpar turut memberikan dukungan langsung kepada sejumlah pelaku industri pariwisata terkurasi untuk mempromosikan produk dan paket wisata unggulan mereka melalui stan Wonderful Indonesia seluas 18 meter persegi di area B2C WITF 2026.

Pelaku industri yang mendapatkan fasilitas promosi tersebut mewakili beragam produk dan pengalaman wisata, mulai dari wisata edukasi, wisata berbasis alam dan desa, layanan perjalanan, hingga wisata kebugaran.

Industri yang berpartisipasi meliputi Wisata Sekolah (educational travel), Taman Wisata Lebah Madu Pramuka, Desa Wisata Les dari Bali yang masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, serta Desa Wisata Ketapanrame dari Jawa Timur yang masuk dalam 75 Besar ADWI 2023.

Selain itu, terdapat Gemilang Wisata Persada sebagai penyedia jasa perjalanan wisata (travel agent) dan Arum Sari Langit yang bergerak di bidang wisata kebugaran (wellness tourism).

Melalui stan Wonderful Indonesia, para pelaku industri tersebut memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan keunggulan produk, menawarkan paket perjalanan, serta berinteraksi langsung dengan calon mitra bisnis dan pengunjung pameran.

Made menilai keberagaman produk yang ditampilkan mencerminkan semakin luasnya pilihan pengalaman wisata Indonesia, sekaligus memperlihatkan kemampuan industri nasional dalam menjawab kebutuhan dan minat wisatawan yang terus berkembang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Tawuran di Stasiun Manggara...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp100.800...
Olahraga
Hasil Liga Italia: Tuan Rum...
Megapolitan
2 Bulan Buron, Polisi Ciduk...
Nasional
Soal Rencana Penyaluran Ban...
Ekonomi
Desain Bukan Sekadar Visual...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.