Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Dukung WITF 2026 Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

📅 Senin, 19 Okt 2026, 09:45 WIB | Oleh:
Kemenpar Dukung WITF 2026 Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penyelenggaraan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 sebagai ajang promosi dan pertemuan bisnis yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan ratusan pembeli (buyer) dari berbagai pasar domestik dan internasional untuk memperluas akses pasar serta membuka peluang kemitraan baru.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya saat membuka WITF 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/10/2026), mengatakan WITF menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan industri dalam memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di pasar global.

"Kami sangat mengapresiasi bahwa WITF digerakkan langsung oleh industri. Tahun ini, WITF mempertemukan sekitar 250 hingga 300 buyer dari 45 negara. Kami senang dapat mendukung inisiatif ini serta menantikan terjalinnya kemitraan dan peluang baru dalam perluasan promosi dan akses pasar pariwisata Indonesia melalui kegiatan ini," kata Menpar Widiyanti.

WITF 2026 berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra kolaborator.

Pameran ini dirancang sebagai wadah pertemuan bisnis antarpelaku industri pariwisata (business-to-business/B2B) sekaligus sarana promosi langsung kepada konsumen (business-to-consumer/B2C).

Selain pameran, WITF 2026 menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain forum diskusi (talkshow), welcome dinner, serta pre-tour dan post-tour untuk memperkenalkan beragam potensi destinasi dan produk pariwisata Indonesia.

Menpar Widiyanti menjelaskan bahwa sektor pariwisata nasional terus menunjukkan kontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia, baik melalui peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara maupun pergerakan wisatawan nusantara yang memberikan manfaat ekonomi bagi berbagai daerah.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 10,58 juta, meningkat 5,38 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pada semester pertama 2026, sektor pariwisata juga menghasilkan devisa sebesar 8,43 miliar dolar AS atau setara dengan Rp140,95 triliun.

Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) hingga Agustus 2026 telah melampaui 840 juta perjalanan, tumbuh lebih dari 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan peran penting pariwisata domestik dalam menggerakkan aktivitas ekonomi, menciptakan peluang usaha, serta memperluas manfaat sektor pariwisata bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

"Pencapaian ini menunjukkan ketahanan sektor pariwisata kita," kata Menpar Widiyanti.

Meski demikian, Menpar menekankan bahwa pertumbuhan jumlah wisatawan perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas produk, pelayanan, dan pengalaman berwisata agar pariwisata Indonesia semakin kompetitif di tengah perubahan tren perjalanan global.

Menurutnya, wisatawan saat ini semakin mengutamakan pengalaman yang unik, autentik, dan bermakna. Pergeseran preferensi tersebut menjadi peluang bagi Indonesia untuk menghadirkan produk wisata yang memiliki karakter kuat, mengedepankan keberlanjutan, serta mencerminkan kekayaan alam dan budaya Nusantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Tawuran di Stasiun Manggara...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp100.800...
Olahraga
Hasil Liga Italia: Tuan Rum...
Megapolitan
2 Bulan Buron, Polisi Ciduk...
Nasional
Soal Rencana Penyaluran Ban...
Ekonomi
Desain Bukan Sekadar Visual...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.