Strategi Kapolda Kaltara Cegah Karhutla Terungkap, Seluruh Jajaran Polisi Dilibatkan

Minggu, 18 Okt 2026, 00:11 WIB

TANJUNG SELOR - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik mengatakan bahwa Kepolisian Resor (Polres), Kepolisian Sektor (Polsek) hingga Bhabinkamtibmas digerakkan untuk sosialisasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kita punya polsek, kita punya Bhabinkamtibmas, kita punya polres, semua kita bergerak bersama, tentunya juga mengajak masyarakat untuk kita mengantisipasi kebakaran,” ujar Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik di Tanjung Selor, Kaltara, Sabtu.

Ket. Foto: Personel Ditsamapta Polda Kaltara melaksanakan patroli dan sosialisasi bahaya karhutla di wilayah Kabupaten Bulungan, Sabtu (17/10). — Sumber: Antara foto/HO Polda Kaltara

Penyampaian tersebut disampaikan Andi Syahriful Taufik yang diketahui baru dilantik sebagai Kapolda Kaltara oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Senin (12/10) ini, saat ditanya soal penanganan dan pencegahan karhutla di wilayah Polda Kaltara di bawah kepemimpinannya.

“Alhamdulillah ini kan tadi turun hujan. Itu kan rahmat dari Allah SWT. Mudah-mudahan seterusnya bisa kita mitigasilah karhutla ini,” katanya.

Terkait karhutla, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kaltara, melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah hukum Kabupaten Bulungan, Sabtu.

Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Kaltara Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya mengatakan, patroli dan sosialisasi yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut merupakan upaya preventif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus melindungi kelestarian lingkungan.

“Dalam patroli dan sosialisasi ini, personel melaksanakan pemantauan lingkungan, patroli dialogis, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan,” ujarnya.

Personel, lanjut Kombes Andreas, juga membagikan brosur edukasi mengenai bahaya karhutla dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Pendekatan humanis kita kedepankan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan, kata Andreas lagi, tidak ditemukan titik api maupun kejadian karhutla di lokasi yang diperiksa. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita harapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan karhutla semakin meningkat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif dan lingkungan yang tetap terjaga,” ujarnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.