14 Bangunan Pemerintah Luluh Lantak Diterjang Galodo Solok, PU Percepat Pemulihan
Minggu, 27 Sep 2026, 10:27 WIBJAKARTAâ Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan bangunan pemerintah dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar). Penanganan dilakukan untuk memulihkan pelayanan pemerintahan sekaligus fasilitas yang digunakan masyarakat.
Hingga 25 September 2026, Kementerian PU memeriksa 14 bangunan pemerintah di kawasan perkantoran Arosuka, membersihkan fasilitas publik, serta menangani layanan air minum, akses jalan, dan aliran sungai.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan pascabencana masih terus dilakukan, termasuk pembersihan sungai dan muara untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir susulan.
âPekerjaan masih terus kita lanjutkan. Saat ini jajaran Kementerian PU melakukan pembersihan sungai dan muara untuk memperlancar aliran air serta mengurangi risiko terjadinya banjir susulan, dan memastikan pemenuhan layanan dasar,â kata Menteri Dody.
Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumbar, Direktorat Jenderal Cipta Karya, memeriksa 14 massa bangunan pemerintah, meliputi gedung DPRD, Inspektorat, sejumlah kantor dinas, laboratorium, hingga fasilitas pemerintahan lainnya.
Hasil pemeriksaan menjadi dasar penanganan sesuai tingkat kerusakan, mulai dari pembersihan dan rehabilitasi hingga rekonstruksi. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan arsitektur dan utilitas, sementara beberapa lainnya masih memerlukan pemeriksaan lanjutan setelah lumpur dibersihkan.
Selain bangunan pemerintah, Kementerian PU melalui Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumbar membersihkan Masjid Jamiâ Ikhlas Ar Rahman, Mushalla Al Izzah, dan Puskesmas Kayu Jao. Pembersihan meliputi lumpur, halaman, drainase, area sekitar bangunan, serta evakuasi kendaraan yang terseret arus. Penanganan menggunakan alat berat dan dilakukan secara manual pada bagian yang sulit dijangkau.
*Layanan Air Minum, Akses Jalan Dipulihkan dan Aliran Sungai Ditangani*
Pada sektor air minum, Kementerian PU menyambungkan Jaringan Distribusi Utama (JDU), Jaringan Distribusi Bagi (JDB), dan pipa HDPE sementara untuk memulihkan layanan ke RSUD Kabupaten Solok, Kantor Bupati/Posko Utama, serta sekitar 750 Sambungan Rumah (SR). Dukungan air bersih juga diberikan melalui tiga mobil tangki air (MTA).
Untuk akses jalan, Satgas Tanggap Darurat BPJN Sumbar membersihkan material pada Ruas Jalan Nasional Batas Kota SolokâLubuk Selasih, termasuk bahu jalan dan area bawah jembatan. Lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup selama pekerjaan berlangsung.
Sementara itu, BWS Sumatera V Padang menormalisasi Batang Baliang di kawasan Komplek Nuansa Griya Arosuka, Nagari Batang Barus, dengan membersihkan batu dan lumpur yang menutup alur sungai. Di bagian hulu, Kementerian PU juga melakukan kajian dan desain cepat, termasuk kemungkinan pembangunan sabo dam sebagai pengendali sedimen.
Kementerian PU terus mengerahkan personel dan peralatan selama masa tanggap darurat untuk memulihkan bangunan pemerintah, fasilitas publik, layanan dasar, serta mengurangi risiko dampak lanjutan akibat galodo.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian PU untuk tidak hanya merespons kondisi darurat saat bencana terjadi, tetapi juga menyiapkan solusi infrastruktur yang lebih permanen dan adaptif terhadap risiko banjir.
Kementerian PU juga menyediakan layanan respons cepat melalui Kanal Pelaporan Bencana di Call Center 158 ext. 4 atau WhatsApp Center 0815-1000-0158. Layanan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan informasi kondisi dan kebutuhan penanganan di lapangan sehingga respons dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran.Â
- Pemulihan Pascabencana
- Kementerian PU
- banjir solok
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Terbesar Ketiga di Indonesia, KemenPU Siap Bangun Bendungan Raksasa Rp9,8 Triliun di Sultra
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
-
KemenPU Bangun Pengendali Sedimen di DAS Tamiang, Target Kelar Desember 2026
-
Banjir 6 Hari Nonstop Terjang Gayo Lues, Jembatan Aih Bobo Ambruk - KemenPU Turun Tangan
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.