Pemkot Pekalongan Dorong Pelaku Usaha Batik Perkuat Pemasaran Digital dan Regenerasi

Minggu, 18 Okt 2026, 13:02 WIB

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mendorong pelaku usaha batik untuk memperkuat pemasaran berbasis digital sekaligus dengan melibatkan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan industri batik.

Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, di Pekalongan, Minggu (18/10), mengatakan bahwa perkembangan teknologi menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi termasuk dalam memasarkan produk batik.

Ket. Foto: Generasi muda sedang belajar membatik di Pekalongan, belum lama ini. — Sumber: ANTARA

"Proses produksi yang mempertahankan tradisi, kami berharap perlu diimbangi oleh pelaku usaha batik dengan strategi pemasaran yang mengikuti perkembangan zaman," katanya.

Menurut dia, ada tiga hal penting dalam pemasaran digital yakni penguasaan strategi pemasaran, pembangunan identitas produk, dan inovasi sebagai kekuatan usaha.

Salah satunya, kata dia, melalui storytelling atau penyampaian cerita di balik produk batik untuk meningkatkan daya tarik dan nilai ekonominya.

"Sehelai kain batik itu akan menjadi menarik kalau ada storytelling-nya. Jadi, cerita di balik produk batik memberikan nilai ekonomis yang tinggi sehingga konsumen tidak hanya membeli kain atau pakaian saja tetapi mereka juga tertarik pada keunikan model, filosofi, proses pembuatan, dan cerita yang terkandung di dalamnya," katanya.

Selain mendorong pelaku UMKM yang telah menjalankan usaha, Bilqis Diab mengatakan perlunya menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia usaha batik.

"Jadi, ada UMKM cerdas yang memang sudah berjalan tetapi kami juga membina para pelajar yang nanti diharapkan mereka bisa menjadi UMKM-UMKM cerdas ke depannya," katanya.

Ia menyambut baik peluang pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengembangan desain batik yang sesuai dengan tren dan selera pasar.

"Kami berharap pelaku UMKM dan generasi muda mampu memadukan pelestarian nilai tradisional batik dengan inovasi digital, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing batik di daerah," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.